Senin, 15 Jun 2026 19:05 WIB

Dosen Cantik Unair Surabaya Ini Berbagi Tips Olahan Ikan Non-Goreng

Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dwitha Nirmala. (Foto: Dok. Pribadi)
Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dwitha Nirmala. (Foto: Dok. Pribadi)

Surabaya - Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dwitha Nirmala memberikan alternatif olahan ikan tanpa harus digoreng. Selain digoreng, ikan juga bisa dimasak dengan cara dikukus, tim, dan juga sup.

Dosen Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan itu menyampaikan beberapa menu olahan ikan yang tidak digoreng seperti ikan kukus saus tiram, tim ikan jahe, sup kepala ikan bening, dan kembung kukus kuah asam.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Dwitha menyebut beberapa jenis ikan yang baik dikonsumsi tanpa harus digoreng saat bulan puasa yaitu ikan sarden, ikan salmon, ikan makarel, ikan tenggiri, dan ikan tuna.

"Ikan tuna mudah didapat dalam bentuk kaleng ataupun ikan segar. Untuk mengonsumsinya hindari tuna sirip kuning dikarenakan kandungan merkurinya tinggi sehingga tidak baik untuk kesehatan," tutur dosen pengampu mata kuliah Kimia Pangan itu, Senin (18/4/2022).

Kemudian, Dwitha mengungkapkan olahan ikan tanpa digoreng bisa menggunakan ikan segar maupun ikan beku.

Ia menjelaskan bahwa ikan beku sama baiknya dengan ikan segar. Kandungan nutrisi pada ikan segar dan ikan beku juga sama, serta keduanya dapat memberikan keuntungan bagi kesehatan.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

"Kelemahan ikan beku yang dimasak, bumbunya tidak menyerap dengan baik. Rasanya jadi kurang lezat," ungkapnya.

Tak sekadar itu, pihaknya juga membeberkan cara mmilih ikan segar. Dwitha mengungkapkan ada tiga cara mudah membedakan ikan segar dengan ikan yang sudah tidak segar.

Pertama, tampilan fisiknya seperti mata ikan segar tampak terang dan jernih, sisik masih kuat menempel dan tidak mudah lepas saat ditarik, serta insang berwarna merah tampak bersih dan segar.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

“Insang berwarna kecokelatan atau keabuan dengan bagian insang yang tampak terpisah satu sama lain itu tandanya kualitas ikan sudah menurun,” ungkapnya.

Kedua, aroma ikan segar memang amis tetapi tidak menyengat. Dan Ketiga, daging ikan segar memiliki warna cerah dan tidak kusam. Ikan segar juga memiliki tekstur yang lembut tetapi cukup kenyal sehingga ketika ditekan dapat kembali ke bentuk semula.

“Berbeda dengan ikan segar, daging ikan yang kualitasnya menurun berwarna kusam, teksturnya pun berubah menjadi lunak,” tuturnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.