Kamis, 18 Jun 2026 07:29 WIB

Tawuran Sarung Berujung Sabetan Celurit, Polres Situbondo Gercep Tangkap Pelaku

  • Penulis :
  • | Senin, 18 Apr 2022 11:22 WIB
Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya. (Foto: Humas Polres Situbondo)
Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya. (Foto: Humas Polres Situbondo)

Situbondo - Polsek Asembagus Polres Situbondo bergerak cepat (Gercep) usai menerima laporan terjadinya tawuran sarung berujung penganiayaan yang mengakibatkan jatuh korban luka akibat sabetan clurit.

Kejadian tawuran sarung terjadi sekitar pukul 02.00 wib jelang sahur di Jalan Desa Trigonco Kec. Asembagus. Tepatnya di sebelah selatan Masjid Al-Karomah Trigonco, Minggu (17/4/2022).

Baca Juga: Peringati HUT ke 77 Polwan, Polres Situbondo Gelar Hapus Tato Gratis

Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya mengatakan tawuran sarung yang terjadi di wilayah Kecamatan Asembagus ini menyebabkan jatuh korban yang diakibatkan sabetan celurit.

Korban Amar Farik Alfero (18) warga Desa Trigonco mengalami luka serius pada bagian dada dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Asembagus.

"Korban tawuran sarung mengalami luka cukup serius akibat sabetan celurit di bagian dada dan saat ini korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Asembagus," kata AKBP Andi Sinjaya.

Lebih lanjut, ia menuturkan telah memerintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek Asembagus berkoordinasi dengan 4 Pilar untuk segera melakukan pengusutan dan menangkap pelaku.

Setelah melakukan klarifikasi kepada para saksi yakni beberapa anak muda yang terlibat dalam tawuran sarung diperoleh nama pelaku penganiayaan dengan menggunakan celurit yakni AF (20) warga desa Awar-Awar Kec. Asembagus Kabupaten Situbondo.

Baca Juga: Pelajar Tewas dalam Tawuran di Lamongan, Polisi Sebut Pelaku Terpengaruh Miras

Selanjutnya, berdasarkan alat bukti dan keterangan yang dihimpun, tim penyidik kemudian sekitar pukul 11.00 WIB berhasil mengamankan pelaku AF ke Polsek Asembagus.

Saat dimintai keterangan, AF mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban Amar Farik Alfero

"Dari keterangan para saksi diperoleh nama AF (20) diduga sebagai pelaku penganiyaan dengan celurit. Selanjutnya Tim Penyidik langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan," kata dia.

Andi Sinjaya mengatakan kasus ini berawal dari tawuran sarung antar kelompok pemuda di Kecamatan Asembagus. Dalam kejadian itu AF yang membawa celurit kemudian diayun-ayunkan di kerumunan pemuda yang sedang tawuran sarung.

Baca Juga: Tim Raimas Kalam Munyeng Gagalkan Tawuran Remaja di Gresik

Salah satu pemuda yakni korban Amar Farik Alfero terkena sabetan celurit sehingga mengalami luka pada bagian dadanya.

Melihat salah satu pemuda terluka dan mengeluarkan banyak darah, tawuran sarung akhirnya bubar dan kawan korban langsung membawanya menuju rumah sakit Asembagus untuk mendapatkan perawatan.

"Kejadian tawuran sarung tejadi sekitar pukul 02.00 WIB jelang sahur, kemudian atas respons cepat tim gabungan Reskrim dan Polsek Asembagus sehingga pada pukul 11.00 WIB pelaku sudah berhasil diamankan. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Asembagus," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.