Senin, 15 Jun 2026 20:11 WIB

Usai Mati Suri, Bopa FC Kembali Bergeliat di Kancah Sepak Bola Gresik

Pemain Bopa FC (hitam) saat bertanding (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow)
Pemain Bopa FC (hitam) saat bertanding (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow)

Gresik - Gelaran Piala Bupati Gresik dan naiknya kembali Gresik United ke Liga 2 tahun ini membawa imbas positif bagi atmosfer sepak bola di Kabupaten Gresik. Kini klub-klub kecil di sekitaran Kota Gresik kembali bergeliat.

Salah satu klub yang sebelumnya mati suri yang kini kembali bersemangat adalah Bopa FC asal Desa Padeg, Kecamatan Cerme. Setelah vakum bertahun-tahun, klub tersebut kembali ingin eksis di kancah sepak bola Gresik.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Greget Bopa FC ditunjukkan saat ia mengikuti event trofeo di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik, Sabtu (16/4/2022) malam.

"Ini momen pertama kami bermain full tim setelah kami vakum bertahun-tahun. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi tim kami," kata Taufan Aditya Pradana, manajer Bopa FC.

Dalam event trofeo ini Bopa FC membawa dua tim sekaligus yakni tim senior dan U-23. Selain diikuti Bopa FC trofeo ini juga diikuti oleh Popel FC dan Infinity FC.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Kami membawa sekitar 30 pemain yang terbagi menjadi dua tim yakni tim senior dan tim U-23," ucapnya.

Taufan melanjutkan jika ia sengaja melibatkan timnya mengikuti event trofeo ini agar para pemainnya memiliki pengalaman merasakan lapangan serta lawan berkualitas.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Dari trofeo ini para pemain semakin termotivasi dan mendapat pengalaman bertanding dengan tim tangguh," ujar Taufan.

Ia pun berharap dengan kembali eksisnya Bopa FC, ke depan bisa memberikan sumbangsih bagi kemajuan sepak bola di Gresik.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.