Selasa, 16 Jun 2026 14:07 WIB

Haji Kembali Dibuka, tapi Kantor Kemenag Lamongan Sebut Belum Pasti, Lho?

ilustrasi. (Foto: Dok. Republika)
ilustrasi. (Foto: Dok. Republika)

Lamongan - Penantian para calon jemaah haji (CJH) untuk segera menunaikan ibadah haji perlahan terjawab. Kini mulai muncul secercah harapan bisa berangkat ke Tanah Suci.

Namun untuk di Lamongan, Kantor Kemenag masih serba bimbang mengutarakan perihal kabar tersebut.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Pasalnya, Kemenag RI melalui laman resminya pada 9 April 2022 telah mengumumkan bahwa calon jemaah haji Indonesia bisa melaksanakan ibadah haji tahun 1443 Hijriah atau 2022 Masehi.

Pengumuman tersebut diterbitkan Kemenag RI melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dengan total jumlah jemaah haji mencapai satu juta orang.

Kantor Kemenag Lamongan melalui Kasi Penyelengaraan Haji dan Umrah, Banjir Sidomulyo menegaskan pihaknya belum bisa mastikan akankan jumlah kuota yang disebut Kemenag RI berasal dari Lamongan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kuota untuk calon jemaah haji di Lamongan belum diketahui. Jadi, berapa jumlah calon jemaah yang nantinya akan diberangkatkan juga belum pasti," kata Banjir Sidomulyo, Sabtu (16/4/2022).

Meski demikian, Banjir tak menutup harapan dari 1 juta kuota ada sejumlah nama CJH asal Lamongan. Sembari berharap ia juga sedang menunggu surat resmi dari Dirjen PHU perihal kabar tersebut.

"Untuk kuota Indonesia juga belum resmi, belum ada surat dari Dirjend PHU," terangnya.

Baca Juga: Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya Langsung Pulang

Selain itu, Banjir menyebutkan, untuk biaya penyelenggaraan haji pada tahun ini masih belum resmi.

"Secara umum dan khusus BIPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) untuk embarkasi SUB Surabaya juga masih belum ada Kepres," terangnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.