Minggu, 21 Jun 2026 13:50 WIB

Ramadan Now

Berburu Takjil dan Menu Buka Puasa di Pasar Kaget Ponpes Sunan Drajat Lamongan

Suasana pasar kaget di wilayah Ponpes Sunan Drajat Lamongan jelang berbuka puasa (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Suasana pasar kaget di wilayah Ponpes Sunan Drajat Lamongan jelang berbuka puasa (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Pasar kaget di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat Lamongan, selalu dipadati para santri setiap menjelang buka puasa. Sebab waktu berburu takjil para santri ini relatif terbatas.

Mereka memanfaatkan senggang waktu yang ada, terhitung selepas kajian kitab Islam yang dipimpin pemangku ponpes KH Abdul Ghofur setiap sore, sampai waktu maghrib tiba.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Waktu yang mepet itu membuat pasar kaget mendadak dipadati para santri sekitar pukul 5 sore. Tentunya para santri itu mendambakan menu berbuka yang lezat dengan harga yang tetap ramah di kantong.

Puluhan penjual yang menjajakan berbagai macam minuman dan kudapan siap santap untuk buka puasa ini selalu laris manis tiap harinya. Mulai dari es, kolak, kue, lauk pauk dan jajanan lainnya ludes dibeli ribuan santri.

"Alhamdulillah, setiap hari jualan saya selalu laris. Kalau jam segini memang belum terlalu padat, tapi jika jam 5 sore, tiap pengajian selesai, jalan ini buntu, dipenuhi santri," ujar Suyanto, salah satu pedagang, Kamis (14/4/2022).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Pengakuan serupa juga dilontarkan pedagang lainya, Nova. Dia mengaku meraup untung yang lumayan setiap momen ramadan, karena dirinya rutin membuka dagangan di wilayah Ponpes Sunan Drajat.

"Kalau dibandingkan dengan hari-hari biasa, perolehan yang saya dapatkan meningkat banyak. Semuanya ramai mas, tak hanya saya, pedagang yang lain juga sama," ungkap perempuan yang mengaku telah 8 tahun menjual takjil di sana.

Nova menerangkan bahwa berkah ramadan tidak hanya dari para santri. Namun juga warga setempat yang selalu memadati arena ponpes sebelum santri menyerbu.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Seperti dikatakan Shofi warga setempat yang setiap harinya memanfaatkan keberadaan pasar kaget di kawasan Ponpes Sunan Drajat Lamongan itu.

"Saya baru pulang kerja dan singgah beli buat menu buka puasa. Terbantu sekali, di sini banyak macamnya, mau makan apa semuanya sudah tersedia. Enggak papa berdesakan, yang penting kita dapat apa yang diinginkan," ucap Shofi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.