Senin, 22 Jun 2026 22:11 WIB

Menag RI Pantau Gerakan Vaksinasi Booster di Ponpes Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 13 Apr 2022 14:50 WIB
Gerakan vaksinasi booster di Ponpes Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)
Gerakan vaksinasi booster di Ponpes Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Kementerian Agama bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan mencanangkan gerakan vaksinasi booster dalam rangka pencegahan Covid-19. Pencanangan ini berlangsung di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah, Kota Pasuruan, Rabu (13/4/2022).

Pengasuh Pesantren Bayt Al Hikmah Pasuruan, KH Idris Hamid menjadi orang pertama yang menerima vaksin booster. Selain para santri, giat ini juga diikuti oleh masyarakat umum.

Baca Juga: Ponpes Lirboyo Kediri dan Tambakberas Jombang Jadi Kandidat Lokasi Muktamar NU

"Ini adalah sebuah langkah nyata seluruh elemen bangsa dalam upaya pencegahan maksimal terhadap wabah Covid-19. Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah menjadi mitra pelaksanaan vaksinasi booster ini," tegas Menag, Yaqut Cholil Qoumas saat di Kota Pasuruan.

Menurut Menag, pemerintah telah menargetkan program vaksinasi sebanyak 2 juta orang sehari di tahun 2022. Hal ini direspons Kementerian Agama dengan menyelenggarakan vaksinasi massal di semua level, termasuk dengan menggelar vaksinasi booster.

Gerakan vaksinasi hari ini digelar serentak di 11 provinsi. Selain Jawa Timur, vaksinasi dilakukan juga Kanwil Kemenag Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, dan Bali.

Data yang sudah masuk, kata Menag, di Jawa Timur giat vaksinasi booster yang digerakkan Kementerian Agama ini diikuti 1 juta orang. Data di provinsi lainnya antara lain: Jawa Tengah (42.706), DI Yogyakarta (11.000), Jawa Barat (100.000), Banten (985.500), Lampung (3.693), dan Sulawesi Selatan (20.000). Jadi data sementara jumlah totalnya sudah mencapai 2.162.899 orang.

"Atas nama Kementerian Agama, saya mengajak para tokoh agama, pimpinan ormas keagamaan, lembaga keagamaan, serta seluruh elemen bangsa dan umat untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi dengan proaktif mendatangi pusat-pusat vaksinasi," tegasnya.

Dijelaskan Gus Yaqut, pemerintah telah mengambil kebijakan untuk memperbolehkan mudik lebaran 2022 bagi masyarakat. Data Kemenhub menyebutkan, diperkirakan ada sekitar 85,5 juta orang akan mudik ke kampung halaman masing-masing. Jumlah ini demikian besar dan harus diantisipasi agar tidak terjadi gelombang penularan Covid-19 di daerah-daerah tujuan mudik dan sebaliknya.

Baca Juga: Menag Janjikan Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Karena itulah, lanjut Menag, pemerintah menetapkan persyaratan berupa kewajiban telah vaksin booster bagi pemudik, atau telah vaksin lengkap 2 dosis dan tes antigen, atau telah vaksin 1 dan menunjukkan tes PCR. Kebijakan pemerintah terkait persyaratan pemudik ini sesungguhnya adalah bukti kecintaan pemerintah untuk menjaga keselamatan seluruh masyarakat atau hifdzun-nafs dan komitmen agar bangsa Indonesia segera pulih dari pandemi yang mendera selama dua tahun ini.

"Jadi jangan dibandingkan fenomena mudik yang melibatkan puluhan juta jiwa ini dengan, misalnya, gelaran MotoGP di sirkuit Mandalika yang jumlah akumulasi penonton 100 ribu alias hanya 0,1%nya dari jumlah pemudik. Itu pun di NTB vaksin dosis lengkap sudah mencapai 80,55% jelang MotoGP dan penonton MotoGP juga disyaratkan sudah vaksin lengkap atau menunjukkan tes PCR atau antigen dan mematuhi protokol kesehatan," pesan Menag.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf bersama Menteri Agama RI, saat meninjau vaksinasi booster di Ponpes Bayt Al-Hikmah.Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf bersama Menteri Agama RI, saat meninjau vaksinasi booster di Ponpes Bayt Al-Hikmah.

Sementara itu Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf, mendukung penuh program vaksinasi booster pemerintah. Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini berkomitmen untuk menyukseskan program vaksinasi sebagai upaca pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Hak 255 Guru Madrasah Probolinggo Cair Usai Mengendap 8 Tahun

"Alhamdulillah Kota pasuruan Vaksin umum dosis pertama telah mencapai 110,52 persen; lantas dosis dua 92,49 persen," kata Gus Ipul.

Untuk vaksinasi booster, Kota Pasuruan saat ini baru 17,73 persen sehingga dengan program dari Kemenag ini diharapkan bisa menambah cakupan vaksinasi booster di Pasuruan.

"Kami mendukung program pemerintah khususnya untuk pesantren. Untik hari ini yang diundang vaksin booster ada 2 ribu, yang hadir 1.700," tukasnya.

Sementara itu Vaksinasi di Pesantren Bayt Al Hikmah dihadiri juga oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, perwakilan Kementerian Kesehatan, para Staf Khusus Menag, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur beserta jajarannya, para alim ulama, habaib, tokoh agama dan tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, serta para ustaz dan santri pesantren.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.