Senin, 22 Jun 2026 17:42 WIB

Dua Pengedar Narkoba di Jombang Dibekuk, Polisi Sita 70 Ribu Butir Pil Koplo

Dua tersangka saat diamankan polisi di Polsek Diwek. (Foto: Polsek Diwek)
Dua tersangka saat diamankan polisi di Polsek Diwek. (Foto: Polsek Diwek)

Jombang - Dua orang pengedar obat keras berbahaya jenis pil koplo di Kabupaten Jombang, ditangkap polisi. Dari tangan para tersangka polisi sita 70 ribu butir pil koplo dan sabu-sabu.

Kedua tersangka yang ditangkap unit Reskrim Polsek Diwek ini adalah Ahamad Sumardiyanto (38) warga RT 2/ RW 2, Dusun Cukir, Desa Cukir, Kecamatan Diwek.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Sedangkan tersangka lainnya, yakni Sudrajat (27) warga RT 1/ RW 5, Dusun Kemambang, Desa Diwek, Kecamatan Diwek.

Kapolsek Diwek, AKP Dwi Basuki mengatakan, kedua tersangka ini ditangkap saat berada di area belakang pasar Cukir, Diwek, pada hari Minggu (10/4), sekitar pukul 1.30 WIB.

"Barang bukti yang diamankan 70 ribu butir pil koplo, 1 buah kardus warna coklat, seperangkat alat hisap atau bong, pipet kaca dengan berat kotor 1,01 gram sabu, 1 timbangan digital, 1 bendel klip plastik, 1 buah buku catatan penjualan serta 1 unit ponsel," terang Basuki, pada sejumlah jurnalis, Selasa (12/4/2022).

Dijelaskan Basuki, penangkapan kedua tersangka ini berawal dari laporan masyarakat sekitar, yang resah dengan kian maraknya peredaran pil koplo di areanya.

Polisi menindaklanjuti laporan tersebut. Diperoleh informasi transaksi barang haram tersebut dilakukan menggunakan sistem ranjau. Barang diletakkan di suatu tempat untuk diambil, tanpa ada pertemuan transaksi.

"Dan dua hari kemudian, Sabtu (9/4) sekitar jam 23.00 WIB, di lokasi parkiran PG Cukir ditemukan 1 buah kardus yang diduga berisikan pil dobel L," kata Basuki.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Untuk mengetahui pemiliknya, petugas sengaja membiarkannya sembari melakukan pengintaian di sekitar lokasi.

"Keesokan harinya sekitar pukul 01.30 WIB, kami melihat 2 orang laki-laki datang dan mengambil kardus tersebut," bebernya.

Setelah mendapat hasil buruannya, kedua tersangka selanjutnya ditangkap dan diamankan di Polsek Diwek, guna kepentingan lebih lanjut.

"Setelah kami periksa, kardus itu berisikan 70 botol, yang masing-masing berisi 1000 butir pil koplo, sehingga jumlah total 70 ribu butir," ujarnya.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka, imbuh Basuki, petugas menyita seperangkat alat isap atau bong, pipet kaca dengan berat kotor 1,01 gram, 1 timbangan digital, 1 bendel klip plastik, 1 buah buku catatan penjualan, 1 unit dan HP.

"Kami menduga mereka merupakan pengedar narkoba di wilayah Jombang. Untuk jaringan di atasnya masih kami kembangkan dengan memeriksa para tersangka," ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 Jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.