Jumat, 19 Jun 2026 20:36 WIB

Viral Gerombolan Pemotor Bikin Rusuh di Kota Batu, Begini Respons Kepolisian

Lokasi gerombolan pemotor di Kota Batu bikin rusuh.(Foto: Galih Rakasiwi)
Lokasi gerombolan pemotor di Kota Batu bikin rusuh.(Foto: Galih Rakasiwi)

Kota Batu - Sebuah video segerombolan pengendara sepeda motor bikin rusuh di Kota Batu, viral di media sosial. Kejadiannya pada Senin (11/4/2022) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam video yang diunggah akun @Sulis Iku Arek Mbatu di grup Rembug Online Kota Batu, tampak gerombolan tengah mengintervensi warga maupun para pedagang.

Dua video berdurasi 1 menit 6 detik dan satu video lagi berdurasi 2 detik memperlihatkan adanya cekcok antara pengendara dengan warga sekitar. Akibat cekcok, ada salah satu anak yang menangis histeris karena ketakutan.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Ketika dikonfirmasi, Sulis membenarkan hal tersebut. Untuk lokasi berada di Jalan Brantas, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.

"Lokasinya di bawah Klenteng Batu. Jadi mereka datang dari arah perempatan (BCA) dengan berboncengan mengendarai sepeda motor. Kurang lebih lima belasan motor dan melakukan bleyer-bleyer serta teriak resek gitu," urainya, Senin (11/4/2022).

Lebih lanjut, Sulis menerangkan bahwa sempat ada mobil petugas lewat. Selanjutnya petugas meminta warga melaporkan hal tersebut ke kantor.

"Kemarin sempat ada mobil petugas lewat. Kami laporan di situ juga, kemudian disuruh ke kantor. Karena kami kawatir mereka balik lagi bikin ulah, maka kami cancel laporan. Kami di situ sampai hampir pukul 03.00 WIB," terangnya.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Tidak hanya membuat kerusuhan, segerombolan pengendara juga melakukan pengeroyokan terhadap salah satu anak yang berjualan di Jalan Brantas. Namun gerombolan tersebut tidak merusak fasilitas umum.

"Tidak (merusak fasilitas umum, red), pak. Cuma pengeroyokan salah satu anak yang jualan di situ. Meskipun tidak ada yang luka berat," jelas Sulis saat berada di lokasi dan sempat memisah pengeroyokan.

Akibat peristiwa tersebut, warga Jalan Brantas berharap ada perlindungan dari pihak kepolisian. Mereka masih takut kejadian terulang kembali. Bahkan setelah video tersebut viral, Sulis merupakan salah satu saksi diminta oleh seseorang untuk menghapus video yang diunggah.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Batu AKP Yussi Purwanto mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti.

"Kami akan kerahkan Resmob dan menggelar lidik," tutupnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.