Senin, 15 Jun 2026 22:24 WIB

Ratusan Polisi Siaga di Pintu Suramadu Bangkalan, Ada Apa?

Personel kepolisian siaga menunggu kedatangannya ratusan massa yang berencana blokade akses Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Personel kepolisian siaga menunggu kedatangannya ratusan massa yang berencana blokade akses Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

 

Bangkalan - Sebanyak 642 personel kepolisian berjaga melakukan pengamanan di akses Suramadu sisi Bangkalan. Para petugas ini mengantisipasi rencana aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam Trunojoyo Bergerak .

Baca Juga: UKT Dinilai Memberatkan, Mahasiswa Unej Desak Transparansi dan Evaluasi Sistem

Para personel bersiaga di sekitar pintu masuk Jembatan Suramadu. Selain itu polisi juga mempersiapkan pasukan anti-huru hara. Polisi siap menghadang demonstran masuk ke akses Jembatan Suramadu.

Kabagops Polres Bangkalan, AKP Mohammad Bagus Kurniawan mengatakan polisi siap mengamankan jalannya aksi demonstrasi. Khususnya menjaga fasilitas umum di Suramadu.

"Sebanyak 642 personel yang disiapkan. Jumlah itu merupakan pasukan gabungan," katanya.

Baca Juga: Diamnya Pemerintah Daerah dan Polri, Alasan Dibalik Kericuhan Demo di Surabaya

Diungkapkan, kepolisian dibantu oleh anggota TNI, dan Satpol-PP setempat. Namun, pihaknya tidak merincikan jumlah pasukan dari masing masing perwakilan pasukan.

Dikatakan, personel ditempatkan di dua tempat berbeda. Sebagian besar di Suramadu. Sementara sebagian lagi ditugaskan siaga di Kantor DPRD Bangkalan.

Terpisah, koordinator aksi, Wahed mengatakan, massa sudah bergerak ke Suramadu. Pihaknya segera menyampaikan aspirasi di perbatasan Madura dan Surabaya.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

"Kami berharap pemerintah membuat kebijakan prorakyat. Selama ini masih banyak kebijakan yang malah merugikan," katanya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.