Selasa, 16 Jun 2026 13:14 WIB

Ramadan Now

Permintaan Busana Muslim Ecoprint di Tulungagung Meningkat

Ragam kain ecoprint yang bisa dijadikan sebagai mukena dan jilbab. (Foto:-foto Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Ragam kain ecoprint yang bisa dijadikan sebagai mukena dan jilbab. (Foto:-foto Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Memasuki bulan Ramadan, permintaan perlengkapan muslimah berbahan kain ecoprint di Kabupaten Tulungagung mengalami peningkatan. Kain dengan motif aneka daun ini banyak diminati muslimah untuk keperluan ibadah dan fashion muslim lainnya.

Kenaikan permintaan pasar ini mencapai dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya. Bahan kain yang eklusif membuat permintaan mukena, jilbab dan sajadah ini mengalami peningkatan.

Baca Juga: Sentuhan Teknologi Infrared Dongkrak Produktivitas Batik Wonosalam

Owner Jejak Alam Ecoprint, Alya Nabila mengakui peningkatan permintaan produk tersebut. Menurutnya sejak memasuki bulan Ramadan banyak kaum perempuan yang mencari ragam mukena, jilbab dan sajadah berbahan kain ecoprint. Selain untuk keperluan di bulan suci ini, mereka banyak mencari untuk digunakan saat Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Saat ini yang banyak diminati konsumen adalah mukena, sajadah dan jilbab. Sedangkan untuk produk lain seperti tas, kain dan lainnya relatif stabil," ujarnya, Minggu (10/04/2022).

Kain ecoprint mulai banyak diminati karena mempunyai ciri khas dalam motifnya. Dalam selembar kain terdapat ragam motif daun yang dimasukan. Beberapa jenis daun seperti Jati, Jarak Kepyar, Wulung, Waru dan Kenikir bisa dibuat dalam satu kain tersebut. Setiap kain juga memiliki motif yang berbeda sehingga menimbulkan kesan ekslusif.

Baca Juga: Nobby Buka Gerai ke-123 di Tulungagung, Tak Khawatir dengan Belanja Online

"Desain setiap kain berbeda ini yang membuat kain ecoprint banyak diminati masyarakat karena ekslusif," tuturnya.

Permintaan ini tidak hanya datang dari Indonesia. Beberapa konsumen dari luar negeri seperti Malaysia, Brunai Darussalam, Jerman dan Hongkong juga banyak mencari produk tersebut.

Alya menjual satu set mukena ecoprint ini mulai harga Rp450 ribu. Sedangkan untuk jilbab dibanderol dengan harga Rp120 ribu. Selain cocok digunakan untuk beribadah, jilbab berbagan kain ecoprint ini juga bisa dikenakan untuk kegiatan sehari-hari.

Baca Juga: Mahasiswa Mancanegara Belajar Batik Ecoprint di Tulungagung

"Bisa juga menjadi fashion harian karena penggunaanya sangat fleksibel," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.