Minggu, 14 Jun 2026 23:37 WIB

Ramadan Now

Sajadah Batik Produksi Kediri Laris Manis Saat Ramadan

Nunung Ariyanti menunjukkan sajadah batik.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Nunung Ariyanti menunjukkan sajadah batik.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Sajadah merupakan peralatan ibadah umat Muslim. Biasanya digunakan sebagai alas saat salat. Di Kota Kediri, ada sajadah yang cukup unik. Bentuknya tak hanya persegi panjang dengan gambar kabah atau masjid, tapi juga ada motif batiknya. Lantaran keunikannya, sajadah batik banyak diburu warga saat Ramadan.

Adalah Nunung Ariyanti, warga Kota Kediri yang menciptakan sajadah batik. Ia menggunakan batik tulis yang diproduksi satu per satu. Melalui tangan kreatifnya, dia padukan motif kembangan khas batik dengan ornamen-ornamen masjid.

Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup

Ide pembuatan sajadah batik berawal dari kecintaan Nunung pada kain batik. Berangkat dari situlah, ia kemudian mencoba menggunakan kain batik buatannya untuk bahan sajadah. Tidak disangka, banyak warga yang tertarik dengan motif batik tulis pada sajadah produksi ibu tiga anak tersebut.

Nunung Ariyanti menunjukkan sajadah batik.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)Nunung Ariyanti menunjukkan sajadah batik.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Baca Juga: Setara Puasa Setahun, Ini Panduan Amalan Syawal Versi Ketua ICMI Jatim

Kini setelah lima tahun produksi, sajadah batiknya telah terjual ke berbagai daerah di Indonesia. Selain menggunakan kain batik tulis asli, sajadah juga dilengkapi dengan busa di bagian bawahnya. Jadi bisa menambah kenyamanan saat digunakan untuk beribadah.

"Jadi di bawahnya saya tambahkan busa. Saya kreasikan terus, tidak cuma kain batik gitu saja," kata pemilik Numansa Batik itu, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga: AKPI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

Baiknya kualitas sajadah batik, membuatnya diburu warga saat Ramadan. Bahkan selama beberapa hari terakhir, sudah ada 25 sajadah batik yang telah terjual. Untuk hargannya sekitar Rp120 ribu per potong.

"Ya awal Ramadan ini sudah mulai ramai," tutup Nunung.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.