Rabu, 17 Jun 2026 17:39 WIB

Dua Warga Jabon Sidoarjo Meninggal, Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan

Makam BH, warga Sidoarjo diduga korban mirs (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Makam BH, warga Sidoarjo diduga korban mirs (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Dua warga di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo meninggal dunia, diduga setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan bersama teman-temannya.

Kakak kandung B saat ditemui mengatakan, sebelum meninggal dunia, adiknya itu mengonsumsi miras oplosan bersama sejumlah temannya pada Minggu (3/4/2022).

Baca Juga: Satpol PP Tutup Outlet 23 HWG di Kota Kediri, Tak Punya Izin Jual Minuman Keras

"Katanya itu, minum minuman keras bareng teman-temannya. Keluarnya hari Sabtu (2/4) malam. Biasanya malam itu pulang, tapi ditunggu sampai Minggu sore belum pulang. Baru pulang itu malam," tutur Kakak B, Kamis (7/4/2022).

Dia menambahkan, pada Senin adiknya mengeluh seluruh badannya capek dan langsung tidur. Namun menurutnya, tidak ada keanehan pada B, sehingga dia hanya mengira adiknya itu sakit biasa.

"Senin itu masih biasa, cuman dia sambat (mengeluh), katanya badannya capek semua setelah itu tidur. Senin siang setelah bangun, nah itu muntah-muntah terus. Dari situ langsung dibawa ke RSUD soalnya adik saya kelihatan sudah ndak kuat," ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa menurut hasil laboratorium rumah sakit, adik kandungnya tersebut mengalami infeksi dan dehidrasi. Sehari setelah hasil laboratorium pertama keluar, adiknya menghembuskan nafas terakhir di RSUD pada Selasa (5/4/2022) pagi.

"Kita keluarga ndak tahu minumnya itu minum apa. Katanya itu belinya arak, tapi dicampur apa atau apa gitu, kita juga ndak tahu. Temannya adik saya, pas saya tanyaki katanya hanya bertiga," papar dia.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Sementara saat ditemui di rumahnya, Sunarsih ibu kandung BH mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait apa yang diderita anaknya. Ia menjelaskan bahwa anaknya sehari-hari tidak pulang ke rumah Jabon.

"Saya ndak tau kalau dia minum-minuman keras. Karena anak saya itu posisinya sudah ngekos sendiri. Pulangnya paling cuman seminggu sekali. Saya dihubungi sama temannya anak saya itu hari Selasa, posisi pas ke RS itu kondisi anak saya sudah ndak sadar," tutur Sunarsih.

Sunarsih menambahkan, menurut hasil laboratorium yang dikeluarkan oleh pihak RSUD Sidoarjo, anaknya mengalami infeksi.

"Pokoknya, kata dokter itu infeksi, sama ginjal. Selasa saya ke rumah sakit, Rabu anak saya meninggal dunia," terangnya.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Terpisah, Kepala Desa Tambak Kalisogo juga membenarkan jika terdapat warganya yang meninggal dunia akibat menenggak minuman keras.

"Ya, yang meninggal dua orang. Teman korban ndak bisa dimintai keterangan. Meninggalnya kemarin dan kemarin lusa atas nama B dan BH," pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, keluarga B dan BH senada menyebut bahwa pihak kepolisian belum mengetahui kejadian itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.