Minggu, 14 Jun 2026 11:15 WIB

Pelaku Penipuan Motor Ojek Online Ternyata Seorang Kakek-kakek

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Jul 2018 18:14 WIB
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto bersama tersangka penipuan ojek online
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto bersama tersangka penipuan ojek online

jatimnow.com - Setelah ditangkap dan diperiksa intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sejumlah fakta didapat dari pelaku perampasan tiga motor ojek online. Salah satunya, pelaku ternyata seorang kakek dengan dua cucu.

Pelaku itu bernama Abdul Rochim (58) asal Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kab. Pasuruan. Dia diburu setelah tiga driver ojek online melapor bahwa motornya telah dibawa kabur oleh pelaku. Oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rochim ditangkap di rumahnya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Setelah kami periksa, pelaku ini ternyata seorang residivis penipuan dan penggelapan," sebut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Selasa (3/7/2018).

Pelaku tercatat pernah ditangkap pada tahun 2010 di Polsek Gayungan dan tahun 2014 di Polsek Dukuh Pakis. Kasusnya sama, yaitu pelaku terlibat penggelapan mobil rental.

Agus membeberkan, penangkapan terhadap pelaku itu menyusul didapatkannya video rekaman CCTV yang didapatkan anggotanya di dua titik. Setelah mempelajari dan berhasil mengidentifikasi, anggotanya melakukan penyanggongan selama sepekan.

"Identifikasi pelaku juga berdasarkan keterangan tiga korban yang melapor. Dan ketiga korban membenarkan bahwa yang terekam itulah pelakunya," ungkap Agus.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Sementara, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Tinton Yudha Riambodo menyampaikan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Dari hasil pemeriksaan, ternyata pelaku sudah menelan 9 korban baik di Surabaya maupun Sidoarjo. Namun baru 3 korban yang melapor.

"9 korban itu semuanya ojek online. 9 motor yang dibawa kabur pelaku, semuanya dijual ke Madura. Satu motor berhasil kami temukan," beber Tinton.

Diketahui sebelumnya, atas ulah pelaku, tiga driver ojek online menjadi korban. Ketiganya melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak secara bertahap dan mengaku motornya telah dibawa kabur oleh pelaku yang sama, yaitu Abdul Rochim.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Ketiga korban itu antara lain Dodik Prasetyo (44) warga Jalan Dusun Sanggar, Desa Besuki, Panggul, Sidoarjo. Kemudian Sugeng Riyanto (42) warga asal warga, Desa Deyeng, Ringinrejo, Kediri yang sehari-hari tinggal di Waru Sidoarjo serta Sumarsono (44) warga Kendangsari Gang 2/9 Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.