Rabu, 17 Jun 2026 07:30 WIB

Pemkot Mojokerto Kembali Gelontorkan Minyak Goreng Curah

Masyarakat saat antre minyak goreng curah yang disiapkan Pemkot Mojokerto. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Masyarakat saat antre minyak goreng curah yang disiapkan Pemkot Mojokerto. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) kembali mendistribusikan minyak goreng curah bagi IKM, UMKM serta pedagang di pasar tradisional.

Pendistribusian digelar di Pasar Tanjung Anyar. Puluhan warga rela antre sambil membawa jerigen untuk mendapatkan minyak goreng curah dengan harga Rp14.500 sampai Rp15.500 hasil kerja dengan Rajawali Nurisindo.

Baca Juga: Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murni di 13 Titik Selama Ramadan, Harga Lebih Murah

Kepala DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan, pendistribusian minyak goreng tidak lagi ada subsidi dari pemerintah seperti beberapa waktu yang lalu.

"Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya di Kota Mojokerto, minggu lalu kita lakukan di Pasar Prajurit Kulon, hari ini kita lakukan di Pasar Tanjung Anyar," kata Ani saat meninjau pendistribusian, Jumat (1/4/2022).

Ia menambahkan, prioritas yang mendapatkan minyak goreng curah ini adalah pedagang yang ada di Pasar Tanjung Anyar. Kemudian masyarakat yang ada di sekitar pasar Tanjung Anyar dan yang ketiga adalah IKM atau UMKM makanan.

"Syarat untuk mendapatkan minyak goreng ini harus sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Kalau pedagang yang ada di pasar ini rata-rata sudah memiliki NIB, bagi masyarakat di sekitar, IKM dan UMKM yang memiliki NIB menjadi prioritas di dalam pendistribusian minyak goreng," ujarnya.

Baca Juga: Operasi Pasar Murah Ramadan Diskoperindag Lamongan Diserbu Warga

Sementara itu, pengusaha krupuk tenggiri asal Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Toha Mukromin menjelaskan, dirinya sangat terbantu dengan distribusi minyak goreng curah dari Pemkot Mojokerto ini.

"Kemarin usaha saya sempat berhenti selama satu bulan, sebab selain harga minyak di luaran sangat mahal hampir Rp20 ribu perkilogram, barangnya juga langka," ucap dia.

Ia berharap distribusi semacam ini terus digencarkan oleh pemerintah. Ini agar keberadaan UMKM seperti dirinya tetap bisa bertahan ditengah banyaknya kebutuhan yang juga latah ikutan naik.

Baca Juga: Stabilisasi Harga Komoditas Pangan, Disperdagin Hadirkan OPM Jelang Nataru

"Apa-apa sekarang harganya naik, kita mencoba bertahan sebisa mungkin dengan keterbatasan modal. Mau naikkan harga krupuk pun juga tak mungkin, kwatir malah tak laku," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.