Operasi Pasar Murah Ramadan Diskoperindag Lamongan Diserbu Warga
- Penulis : Adyad Ammy Iffansah
- | Jumat, 20 Feb 2026 12:59 WIB
jatimnow.com-Ratusan warga menyerbu Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lamongan, Jumat (20/2/2026) pagi. OPM hari ke-dua di Pasar Sidoharjo, Lamongan ini dimanfaatkan warga untuk mendapat akses sembako murah.
Kepala Diskoperindag Lamongan, Anang Taufik, mengatakan OPM digelar untuk mengantisipasi kenaikan harga komoditas di bulan Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi Tim Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
“Kami berupaya mengantisipasi peningkatan harga beberapa komoditas sembako seperti cabai, bawang, daging ayam, dan telur,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Menurut Anang, dalam beberapa hari terakhir terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas bahan pangan. Cabai misalnya dari naik Rp80 ribu menjadi Rp100 ribu perkilogram.
“Cabai ini memang fluktuatif dan sulit dikendalikan karena tergantung pasokan. Di luar Lamongan bahkan sudah ada yang di atas Rp100 ribu. Melalui pasar murah ini, kami berupaya melakukan intervensi agar pergerakan harganya bisa ditekan,” jelasnya.
Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG
Dalam operasi pasar tersebut, Diskoperindag menyediakan 50 paket cabai, 50 paket telur, 50 paket daging ayam, 2 ton beras, serta 60 dus minyak goreng. Minyak goreng dijual seharga Rp15 ribu per liter, mendekati harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700.
Anang menambahkan, ketersediaan minyak goreng di Lamongan relatif aman karena salah satu distributor utama adalah Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).
“Dengan NIB, pedagang bisa mendapatkan pasokan sesuai harga standar Rp15.700. Jika ditemukan penjualan di atas harga tersebut, tentu akan ada tindakan sesuai aturan,” tuturnya.
Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan
Sementara itu, untuk ketersediaan cabai, Anang memastikan stok masih relatif aman meski pasokan di pasaran mulai terbatas. Ia menilai cabai bukan kebutuhan pokok utama seperti beras dan minyak, namun tetap menjadi perhatian karena berpengaruh pada inflasi daerah.
Editor : Bramanta
URL : https://jatimnow.id/baca-82478-operasi-pasar-murah-ramadan-diskoperindag-lamongan-diserbu-warga