Kamis, 23 Jul 2026 07:56 WIB

Operasi Pasar Murah Ramadan Diskoperindag Lamongan Diserbu Warga

Foto: Operasi Pasar Murah Diskoperindag Lamongan di Pasar Tradisional Sidoharjo. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Operasi Pasar Murah Diskoperindag Lamongan di Pasar Tradisional Sidoharjo. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Ratusan warga menyerbu Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lamongan, Jumat (20/2/2026) pagi. OPM hari ke-dua di Pasar Sidoharjo, Lamongan ini dimanfaatkan warga untuk mendapat akses sembako murah.

Kepala Diskoperindag Lamongan, Anang Taufik, mengatakan OPM digelar untuk mengantisipasi kenaikan harga komoditas di bulan Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi Tim Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

“Kami berupaya mengantisipasi peningkatan harga beberapa komoditas sembako seperti cabai, bawang, daging ayam, dan telur,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Menurut Anang, dalam beberapa hari terakhir terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas bahan pangan. Cabai misalnya dari naik Rp80 ribu menjadi Rp100 ribu perkilogram.

“Cabai ini memang fluktuatif dan sulit dikendalikan karena tergantung pasokan. Di luar Lamongan bahkan sudah ada yang di atas Rp100 ribu. Melalui pasar murah ini, kami berupaya melakukan intervensi agar pergerakan harganya bisa ditekan,” jelasnya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Dalam operasi pasar tersebut, Diskoperindag menyediakan 50 paket cabai, 50 paket telur, 50 paket daging ayam, 2 ton beras, serta 60 dus minyak goreng. Minyak goreng dijual seharga Rp15 ribu per liter, mendekati harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700.

Anang menambahkan, ketersediaan minyak goreng di Lamongan relatif aman karena salah satu distributor utama adalah Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Dengan NIB, pedagang bisa mendapatkan pasokan sesuai harga standar Rp15.700. Jika ditemukan penjualan di atas harga tersebut, tentu akan ada tindakan sesuai aturan,” tuturnya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Sementara itu, untuk ketersediaan cabai, Anang memastikan stok masih relatif aman meski pasokan di pasaran mulai terbatas. Ia menilai cabai bukan kebutuhan pokok utama seperti beras dan minyak, namun tetap menjadi perhatian karena berpengaruh pada inflasi daerah.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.