Senin, 22 Jun 2026 01:41 WIB

Warga Tahu Jembatan Lamongan Bakal Ambles 2 Jam Sebelum Kejadian, Ha?

Fahrurrozi, warga setempat yang juga saksi mata jembatan ambruk. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Fahrurrozi, warga setempat yang juga saksi mata jembatan ambruk. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Jembatan Lamongan yang ambles Selasa (29/3/2022) lalu ternyata sudah ditebak oleh warga setempat, dua jam sebelum peristiwa itu terjadi.

Fahrurrozi, warga yang juga petugas penyeberangan jembatan mengungkapkan, tanda-tanda sebelum jembatan ambles sedalam 1 meter, itu sudah kentara.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Jembatan yang berstatus menopang jalan nasional Lamongan - Tuban itu ambles di bagian kontruksi tengah. Sempat menyebabkan kemacetan yang cukup panjang, baik dari arah barat ke timur maupun sebaliknya.

"Amblesnya sudah kelihatan sejak 12.30 WIB, waktu itu masih dilalui kendaraan meski tidak terlalu dalam amblesnya," ujar Fahrurrozi, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Target Perbaikan Jembatan Ngaglik Lamongan Beres H-10 Lebaran

Kata dia, ada empat kendaraan yang melintas tepat ketika jembatan ambles, yaitu dua mobil, satu mobil pikap dan satu truk gandeng.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Seusai truk gandeng melintas, langsung ambruk pada pukul 14.15 WIB. Tiba-tiba bruk gitu mas," katanya.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim AKBP Wiwit AS saat meninjau lokasi menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab jembatan ambles.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab amblesnya jembatan yang berada tepat di sebelah barat RSM Lamongan tersebut. Namun besar kemungkinan, dugaannya adalah faktor usia menjadi penyebab utama.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Itu (truk gandeng sebabkan jembatan ambles) informasi yang harus kita dalami dulu, kita belum bisa memastikan juga," ujar Wiwit

Petugas Satlantas Polres Lamongan juga tetap berada di lokasi kejadian untuk mengatur lalu lintas.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.