Selasa, 16 Jun 2026 20:27 WIB

Sampah Masih Menggunung Meski TPST Sarirogo Sidoarjo Sudah Ditutup

Tumpukan sampah di eks TPST Sarirogo.(Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Tumpukan sampah di eks TPST Sarirogo.(Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo – Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, sudah ditutup per 1 Desember 2021. Kendati demikian, masih ada saja orang yang membuang sampah di sana. Tumpukan sampah pun tampak menggunung.

Keberadaan sampah di TPST di Desa Sarirogo kembali menjadi sorotan. Sebab Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo juga telah melakukan proses Clean Up atau pembersihan sebulan lalu.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Kepala DHLK Sidoarjo Bahrul Amig menegaskan, pihaknya akan mengingatkan kembali kepada semua kepala desa terkait tanggung jawab dalam mengelola sampah di tempatnya masing-masing. Tanggung jawab lingkungan desa dalam mengelola sampah sudah tertulis dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 10 Tahun 2022 Pasal 4 ayat 2 huruf K. Dalam hal ini, Pemerintah Desa Sarirogo didorong untul melakukan inisiatif agar masyarakat tidak kembali membuang sampah di lokasi.

“Desa bertanggung jawab pengelolaan sampah, kebersihan, taman dan penghijauan. Desa harus cermat, entah membentuk satgas atau dipasang CCTV agar tempat tersebut tidak dibuangi sampah lagi. Jangan hanya bisa menutup tapi tidak ada pengawasannya,” ungkapnya, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo itu menambahkan, pemerintah kecamatan ataupun desa sebenarnya bisa memberikan edukasi langsung kepada warganya.

“Sebenarnya, desa-desa sudah mulai marak membangun TPST. Tinggal komitmen untuk menuntaskan sampahnya masih harus ditingkatkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

Kepala Desa Sarirogo Yunan Faruq Effendi menyatakan, pihaknya sudah berupaya membentuk satgas guna mencegah orang membuang sampah TPST. Namun faktanya masih saja banyak yang membuang sampah di sana.

"Rencananya tahun depan, lokasi TPST akan kami pindah ke kebelakang, sekitar 50 meter dari jalan. Kami bangun agak besar dan kami kelola nantinya. Yang sekarang ini kok sepertinya kurang elok, karena TPST pas ada pinggir jalan,” tutupnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.