Jumat, 19 Jun 2026 20:45 WIB

Hore! Pengurusan Akta Kelahiran di Kabupatan Kediri Bisa Lewat Posyandu

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito usai menandatangi kerja sama dengan Dinas Dukcapil.(Foto: Dok. Humas Pemkab Kediri)
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito usai menandatangi kerja sama dengan Dinas Dukcapil.(Foto: Dok. Humas Pemkab Kediri)

Kediri - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kediri menjalin kerja sama dengan Tim Penggerak PKK dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan bagi anak usia 0-17 tahun. Penandatangan kerja sama dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 di Pendopo Panjalu Jayati. Melalui kerja sama itu, kepengurusan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) bisa dilakukan dalam kegiatan Posyandu yang diadakan kader PKK di tingkat desa.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito menyampaikan, kerja sama diharapkan dapat mempercepat proses penerbitan identitas kependudukan bagi anak. Di sisi lain, orang tua semakin mudah melakukan pengurusan akta kelahiran dan KIA bagi anaknya.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Kami berharap semua anak memperoleh haknya untuk memiliki dokumen administrasi kependudukan. Jangan sampai begitu identitas kependudukan dibutuhkan, anak belum memiliki," ujarnya, Kamis (31/03/2022).

Sebagaimana kasus yang sebelumnya pernah terjadi, orang tua biasanya menunda pengurusan identitas anak karena merasa belum diperlukan. Ada pula kasus karena orang tua tidak bisa mengurus sendiri. Akhirnya pengurusan dititipkan orang lain dan justru lama.

Persoalan muncul ketika identitas anak diperlukan. Seperti untuk mendaftar sekolah, anak belum memiliki. Diharapkan dengan adanya kerja sama antara Dinas Dukcapil dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, hal semacam itu tidak kembali terjadi.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Sementara itu, Plt Dinas Dukcapil Kabupaten Kediri Wirawan menerangkan bahwa kerja sama dengan Tim Penggerak PKK dapat menghindari praktik percaloan melalui cara titip pengurusan yang ujungnya minta uang jasa pengurusan. Menindaklanjuti kerja sama yang sudah terjalin, pihak Dinas Dukcapil akan melakukan sosialisasi ke penggerak PKK di tingkat kecamatan dan desa. Salah satunya mengenai persyaratan pengurusan akta kelahiran dan KIA yang harus dilengkapi.

Kemudian untuk mengantisipasi gangguan jaringan internet untuk penerbitan dokumen administrasi kependudukan, dia mengimbau sebelum pelaksanaan Posyandu berkas bisa dikirimkan terlebih dahulu. Jadi saat posyandu, akta kelahiran maupun KIA bisa dibagikan.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Diharapkan saat posyandu sambil menunggu timbangan misalnya, akta kelahiran maupun KIA bisa dibagikan," pungkasnya.

(ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.