Rabu, 17 Jun 2026 02:08 WIB

Perbaikan Jembatan Ambles di Lamongan Dikebut, Targetnya Selesai Sebelum Mudik

Proses perbaikan Jembatan Ngaglik Lamongan.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Proses perbaikan Jembatan Ngaglik Lamongan.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Jembatan Ngaglik di Jalan Nasional Lamongan-Tuban ambles. Kini perbaikannya dikebut. Targetnya bisa selesai sebelum arus mudik Lebaran.

Hal itu disampaikan Direktur Pembangunan Jembatan Direktorat Jendral Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) Yudha. Ia sudah melakukan rapat terbatas bersama Menteri PUPR terkait perbaikan jembatan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Pak menteri sudah merapatkan bahwa kami berusaha untuk menyelesaikan H-10 Lebaran," ujar Yudha saat meninjau jembatan ambrol di Lamongan, Rabu (30/3/2022).

Pihak Kementerian PUPR akan melakukan percepatan pembangunan jembatan dan semuanya sudah terjadwal. Mulai pembongkaran hingga pemasangan bagian-bagian jembatan.

"Ini teman-teman sedang mengejar waktu. Dalam 1 malam sudah selesai dibongkar. Nanti segera kami siapkan girdernya dan segera kami pasang," paparnya.

Nantinya, wujud jembatan akan sedikit berbeda. Tinggi jembatan tidak seperti dulu. Hal itu bertujuan untuk mencegah kejadian serupa.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Untuk mengantisipasi ke depan, mungkin tidak seperti kondisi semula. Nanti yang baru itu akan lebih tinggi dan yang lama lebih rendah. Karena girdernya yang ready stock dan sesuai dengan aturan baru, itu lebih tinggi dari yang lama," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menyampaikan dalam kurun waktu 21 hari jembatan sudah bisa di lalui.

"Sudah kami koordinasikan BBPJN terkait perbaikan Jembatan Simpang ngaglik. Diharapkan dalam jangka waktu 21 hari, jembatan sudah bisa digunakan kembali," tukasnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Baca Juga: Jembatan di Lamongan Ambles, Akses Tetap Dibuka untuk Kendaraan Kecil

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.