Sabtu, 20 Jun 2026 08:03 WIB

Polres Ponorogo Hentikan Penyidikan Kasus Ambrolnya Jembatan Mijil

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 29 Mar 2022 15:26 WIB
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - 2 Pekerja menjadi korban atas ambrolnya proyek Jembatan Mijil, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Kasusnya sempat ditangani aparat kepolisian. Tapi kini, penyidikannya dihentikan. Surat Perintah Penghentikan Penyidikan (SP3) dikeluarkan pada Januari 2022.

"Sudah dihentikan. Awal bulan tahun ini," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus saat dikonfirmasi, Selasa (29/3/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurt Jeifson, penghentian penyidikan atas permintaan keluarga 2 korban. Alasannya, mereka tidak ingin membuka luka lama.

"Kasus itu dihentikan atas permintaan keluarga korban. Tidak mau masalah diingat-ingat kembali," kata mantan Kasat Reskrim Polres Batu ini.

SP3 kasus Jembatan Mijil sesuai mekanisme Restorasi Justice (keadilan restoratif). Dengan mengedepankan keadilan semua pihak, termasuk korban sendiri. Proses restorasi justice mengundang tokoh agama, dua keluarga korban, Kepala Desa Grogol, dan RT/RW setempat.

"Karena ada mekanisme restorasi jastice, sehingga mengedepankan keadilan semuh pihak. Melibatkan kearifan lokal, pemerintah lokal," ungkapnya.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Disinggung terkait dugaan korupsi proyek milik Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Ponorogo itu, Jeifson mengklaim memang menemukan adanya selisih anggaran pada pekerjaan kontruksi pondasi jembatan. Audit internal Satreskrim telah ditindak lanjuti DPU-PKP dan telah dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda).

"Perbedaan selisih ini sudah ditindaklanjuti dinas terkait. Untuk selisihnya berapa, itu dinas terkait yang bisa menjelaskan," bebernya.

Sementara itu, Kepala DPU-PKP Ponorogo Henry Indra Wardhana mengaku belum melakukan proses penagihan kepada CV Mutiara Jaya Trenggalek, atas selisih dana pembangunan kontruksi pondasi jembatan yang ditemukan polres. Dana akan ditagih setelah hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) selesai.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Selisih anggaran yang muncul pada pembangunan pondasi yang merupakan 30 persen tahapan awal kontruksi ini mencapai 19 persen. Karena itu ada tahap-tahapnya.(Audit polres) Masih kami proses, ke depan akan kami tagih. Mereka harus mengembalikan. Tapi inikan kami masih nunggu dari BPK dulu. Pembayaranya itu Rp250 juta, untuk 19 persen apakah dari pembayaran, saya nggak bisa jawab. Saya harus lihat data dulu," pungkasnya.

Baca Juga: Jembatan Ambrol di Ponorogo, Polisi: Pelaksana Lapangan Tidak Sesuai Dokumen

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.