Rabu, 10 Jun 2026 11:11 WIB

Dinas Pertanian Gresik Lakukan Sidak Perkembangan Bebek Bantuan Pemda

Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Gresik saat melakukan Sidak (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Gresik saat melakukan Sidak (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Gresik - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gresik melakukan uji petik terhadap perkembangan kondisi hewan ternak yang berasal dari bantuan pemerintah daerah (Pemda) setempat.

Tampak sejumlah petugas turun langsung dan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke salah satu kandang yang dikelola oleh Kelompok Peternak Sumber Rejeki di Dusun Kaliombo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Senin (28/3/2022).

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Sebelumnya, kelompok peternak ini mendapatkan bantuan ternak bebek dengan total nilai anggaran puluhan juta rupiah. Antara lain kegunaan anggaran bantuan untuk membeli anak bebek (day old duck/DOD) sebanyak 1.800 ekor.

"Hari ini, kami melakukan kunjungan untuk meninjau perkembangan ternak yang dikelola oleh kelompok. Rencana ada tiga lokasi yang akan kami kunjungi, salah satunya adalah ternak bebek di Dusun Kaliombo, Desa Tambakrejo ini,” ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Gresik, Ardi Setyarto.

Ardi pun mengatakan, pihaknya tidak menemukan ada kejanggalan dalam pengelolaan ternak bebek tersebut. Fakta di lapangan, bantuan bebek itu masih dikelola oleh kelompok.

"Jadi bebek ini dirawat di kandang ayam yang statusnya milik pribadi dan itu tidak masalah," imbuhnya.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Jumlah bebek yang masih dalam perawatan ada ratusan ekor. Kelompok membaginya dalam dua blok di kandang tersebut. Pemisahan ini berdasarkan usia rata-rata bebek.

"Sebagian lagi ada yang mati. Juga ada yang sudah terjual untuk perkembangan usaha kelompok," tuturnya.

Sementara itu salah satu anggota kelompok peternak Sumber Rejeki, Santoso mengaku sudah melakukan penjualan hingga beberapa kali terhadap bebek yang dikelola oleh kelompok tersebut. Lalu, uang dari hasil penjualan itu diputar kembali untuk membeli DOD.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

“Untuk pengisian tidak bisa langsung, jadi bertahap. Karena barangnya (anak bebek) tidak langsung ada, tapi harus pesan dulu,” katanya.

Dia juga menambahkan terkait masa panennya antara 43-45 hari.

"Kalau itungan penjualannya tidak berdasarkan per ekor, tapi timbangan. Sehingga ketemunya kuintal,” ucapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.