Jumat, 19 Jun 2026 19:43 WIB

Mahasiswa Gantung Diri di Surabaya, Humas PENS: Anak itu Berpotensi

TKP Mahasiswa PENS gantung diri
TKP Mahasiswa PENS gantung diri

jatimnow.com - Hingga saat ini belum diketahui penyebab Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Antonius Aryantoro (20) hingga ia memilih gantung diri untuk mengakhiri hidupnya di rumah kontrakan Jalan Kejawanan Putih Tambak Gang Baru no 25 Surabaya pada Senin (2/7/2018) malam.

Padahal mahasiswa program D3 jurusan Teknik Informatika di Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) itu dikenal cukup berpotensi dalam pemrograman.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Humas PENS Andri Suryani membenarkan jika Antonius adalah mahasiswa asal PENS. ia mengatakan jika sepengetahuan dosen walinya, mahasiswa asal Perum Griya Pakitaji Asri C-7 Kelurahan Pakistaji, Kelurahan Wonoasih itu tergolong berpotensi.

Baca juga: Mahasiswa di Surabaya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan

"Kalau sekarang mustinya minggu ini dia ikut ujian. Kalau menurut dosen Walinya (Yuliana Setyowati) Antonius itu anaknya berpotensi dalam mata kuliahnya," jelas Andri kepada jatimnow.com, melalu pesan singkatnya, Senin (2/7/2018) malam.

Ia menjelaskan, potensi yang dimiliki selain teori juga pada prakteknya.

"Jika di PENS itu tergolong berpotensi bagus artinya secara praktek dan teori ia juga menguasai," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Namun ditanya nilai yg Antonius dapatkan di semester ke empat ini, Andri meminta maaf karena masih dalam tahap ujian sehingga nilai hasil studinya belum keluar.

"Waduh kalau nilai ga hafal karena yg hafal dosennya, tapi sepertinya nilai saat ini belum keluar," pungkasnya.

Baca juga: Ini Pesan Terakhir Mahasiswa Gantung Diri di Rumah Kontrakan

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, informasi dihimpun jatimnow.com di TKP,  sebelum kejadian sekitar pukul 12.00 wib, teman sekamarnya yakni Simson Rinekso mengajak korban berangkat kuliah. Namun korban menolak dan menyuruh temannya tersebut berangkat lebih dulu.

Sepulang kuliah, teman korban sudah mendapati korban sudah tergantung, rekannya menurunkan korban tanpa melapor terlebih dahulu kepada pihak kepolisian.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.