Kamis, 18 Jun 2026 02:23 WIB

Covid-19 Mereda, Pengelola Wisata di Lamongan Bersiap Sambut Lonjakan Pengunjung

Koordinator Marketing Juli Tri Wahyuningtyas saat menunjukan salah satu satwa di Mazoola. (Foto: Adyad Ammy I./jatimnow.com)
Koordinator Marketing Juli Tri Wahyuningtyas saat menunjukan salah satu satwa di Mazoola. (Foto: Adyad Ammy I./jatimnow.com)

Lamongan - Kasus Covid-19 mereda jelang bulan suci Ramadan. Hal itupun direspons positif sejumlah pengelola wisata di Kabupaten Lamongan. Mereka bersiap untuk menyambut pengunjung, terutama saat liburan.

Salah satu tempat wisata di Lamongan adalah Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola). Hampir 2 tahun lebih tempat wisata tersebut terpukul pandemi. Ramadan tahun ini disebut sebagai peluang besar untuk bangkit dan kembali eksis seperti sebelum Covid-19 merebak.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Akhir Maret ini Alhamdulillah sudah mulai ramai. Ada lonjakan, cuma tidak terlalu banyak," ungkap Koordinator Marketing Maharani Zoo dan Goa Lamongan Juli Tri Wahyuningtyas kepada jatimnow.com, Jumat (25/3/2022).

Dalam menyambut Ramadan, Maharani Zoo dan Goa Lamongan sudah menyiapkan sejumlah tawaran menarik bagi calon pengunjung. Pastinya, promo yang disiapkan adalah khusus dan patut ditunggu.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kami punya promo setiap bulan. Jadi pengunjung bisa terus datang, bahkan nanti untuk Ramadan kami juga ada promo khusus," bebernya.

Sementara untuk tetap mengantisipasi adanya penularan Covid-19, pihak pengelola wisata tetap menerapkan prokes ketat bagi pengunjung. Meskipun Mazoola tergolong wisata outdoor.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Tetap kami wajibkan prokes apalagi masker. Menghindari penularan, apalagi saat berinteraksi dengan satwa," ujarnya

Sementaramerujuk data yang dihimpun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Mazoola tercatat didatangi 29 ribu pengunjung pada Februari 2022. Angka tersebut tergolong menurun jika dibandingkan bulan sebelumnya saat momen tahun baru, yang tercatat hingga mencapai hampir 40 ribu pengunjung. Sedangkan akhir Maret, angka terus bertambah dan pada awal April mendatang jumlah pengunjung diprediksi melonjak.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.