Rabu, 17 Jun 2026 10:04 WIB

Razia Jelang Ramadan

Satpol PP Lamongan Dapati Gadis 16 Tahun Dipekerjakan Jadi Pelayan Warkop

Satpol PP Lamongan saat merazia sejumlah tempat yang disinyalir menyediakan miras di Kecamatan Babat (Foto: Satpol PP Lamongan for jatimnow.com)
Satpol PP Lamongan saat merazia sejumlah tempat yang disinyalir menyediakan miras di Kecamatan Babat (Foto: Satpol PP Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Satpol PP Lamongan menjaring sejumlah pelayan atau pramusaji kafe dan warung, dalam razia yustisi jelang bulan suci ramadan. Satu di antara pelayan yang diciduk adalah gadis 16 tahun.

Gadis 16 tahun asal Lamongan itu didapati menjadi pelayan warung kopi (warkop) yang berdiri di kawasan Pasar Agro Babat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kita menemukan pemilik warkop yang mempekerjakan pramusaji masih di bawah umur. Ini jelas pelanggaran," ungkap Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan, Umar Sahid, Jumat (25/3/2022).

Menurut Sahid, gadis itu tidak membawa identitas sama sekali, sehingga dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan dilakukan pembinaan.

"Dia akan kami kembalikan ke orangtuanya untuk mendapatkan pembinaan, dengan harapan tidak akan mengulangi lagi," jelas dia.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Razia yustisi hingga minuman keras (miras) memang ditingkatkan oleh Satpol PP Lamongan jelang bulan ramadan. Dari rangkaian razia yang digelar, Sahid mengaku terus melakukan penggeledahan warung, tempat bernyayi, kafe secara acak yang disinyalir menyajikan miras.

"Ini kita bergerak terus melakukan pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Lamongan," tuturnya

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sebelumnya Satpol PP melakukan razia di Kecamatan Paciran dan Kota Lamongan. Dan kali ini menyasar Kecamatan Babat. Kawasan yang dijuluki kota niaga ini punya beragam dinamika, termasuk peredaran miras.

"Kita sita barang bukti miras sebanyak 28 botol kemasan pabrikan dari tiga tempat dan tiga pengusaha," beber Sahid.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.