Senin, 22 Jun 2026 02:59 WIB

2 Kali Uji Sampel, Penyebab Air Sungai Berwarna Merah di Jombang Masih Misterius

Warna air Sungai Mojoranu kembali normal pasca-berwarna merah pada Februari lalu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Warna air Sungai Mojoranu kembali normal pasca-berwarna merah pada Februari lalu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Dua kali melakukan uji sampel, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang belum bisa memastikan penyebab berubahnya warna air sungai menjadi merah di saluran Kalibening, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Kepala DLH Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menjelaskan jika pihaknya belum bisa menemukan penyebab pasti memerahnya saluran air di Desa Tanggalrejo. Sebab hasil uji laboratorium kedua juga tak berhasil menggambarkan kandungan yang diuji.

Baca Juga: Geger, Rumah di Pemukiman Padat Jombang Disulap Jadi Kebun Ganja Ratusan Pot

Baca juga:

“Untuk hasil lab kedua sudah selesai dan sudah dianalisis hasilnya. Namun, kita belum juga menemukan penyebab atau kandungan yang membuat air memerah,” terang Ulum, Kamis (24/3/2022).

Dikatakan Ulum, sampel diambil saat air masih memerah. Uji dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya kandungan ganggang atau alga juga kandungan logam yang bisa memicu munculnya warna merah.

Baca Juga: Bus Rombongan Alumni SMEA Negeri Jombang Alami Kecelakaan di Tulungagung

“Tapi hasilnya menyebut tidak ada kandungan alga pada sampel air, kandungan logam juga tidak signifikan, sehingga penyebabnya masih belum diketahui,” bebernya.

Untuk itu, DLH tengah mempersiapkan pengujian kembali pada sampel tanah yang sempat diambil dari lokasi yang sama. Sampel tanah diambil saat petugas gabungan dari DLH Jombang dan DLH Provinsi Jatim mengecek lokasi beberapa minggu lalu. Pada sampel tanah itu, masih terdapat sisa bekas warna merah.

Baca Juga: Hari Bumi 2025, Griya Ficus Tuban Gelar Aksi Konservasi Mata Air

“Kita sudah koordinasi dengan DLH provinsi, nanti kita masing-masing menguji lab dari sampel tanah. Karena kita juga penasaran kandungan apa yang ada di sana kok jadi merah begitu,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, air di saluran Kalibening di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung tiba-tiba saja berubah jadi merah sejak Jumat (25/2/2022) sore.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.