Selasa, 23 Jun 2026 06:19 WIB

RSUD dr Soegiri Lamongan Sediakan Klinik Kecantikan hingga Layanan Antar Obat

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat peresmian gedung ICU RSUD dr Soegiri Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat peresmian gedung ICU RSUD dr Soegiri Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - RSUD dr Soegiri Lamongan makin mapan dengan melengkapi sejumlah fasilitas penunjang. Klinik kecantikan, layanan antar obat dan gedung ICU hingga masjid kini sudah siap dipergunakan.

Direktur Utama RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Chaidir Annas menyampikan, pihaknya mencoba memberi pengaruh positif dan meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

"Kami betujuan meningkatkan layanan kami kepada masyarakat dan mengkokohkan visi dan misi kami menjadi rujukan bermutu, maju, dan nyaman," ungkap Annas saat meresmikan sejumlah fasilitas penunjang di RSUD Soegiri Lamongan, Kamis (24/3/2022).

Paling dinanti ialah debut dua fasilitas yang digadang-gadang bakal menyita perhatian warga Lamongan. Keduanya yakni Poliklinik Kecantikan 'Soegiri Aesthetic' dan layanan antar obat 'Soegiri Fast'.

"Pangsa pasarnya ibu-ibu dan milenial, jadi tidak usah jauh-jauh di Lamongan kita punya yang lebih berkualitas. Untuk layanan antar obat gratis kini mulai diserbu warga untuk dimanfaatkan kini terhitung 50 pasien telah menggunakannya," ucapnya.

Dipaparkan Annas, seluruh fasilitas yang kini siap dipergunakan itu melengkapi parameter yang diberikan Kemenkes RI utamanya gedung ICU yang sudah dilengkapi dengan mesin cuci darah.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Lamongan Resmi Dimulai, Bupati Jadi yang Pertama

Selain itu, imbuh Annas, juga menambah jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien yang memerlukan perawatan intensif.

"Adanya gedung ICU baru itu, menambah dari hanya 7 tempat tidur kini 27 tempat tidur untuk pasien intensif. Ini juga memenuhi persyaratan oleh kemenkes yang telah ditetapkan," papar Annas.

Adapun fasilitas peribadatan, yang dulu hanya mampu mengapung 250 jamaah kini meningkat hingga 600 jamaah.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Semoga tidak ada lagi yang sholat sampai di selaras-selaras sudah kami siapkan," katanya.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi turut mengapresiasi kinerja RSUD dr Soegiri Lamongan. Menurutnya branding yang telah di perkenalkan bisa memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Lamongan.

"Kita harus bergerak komperhensif, itu menjadi spirit kemajuan. Sehingga selogan 'semakin baik' ini terus dan bertambah baik. juga dengan soegiri fast (cepat) ini menjadikan brand dan kebermanfaatan terasa kepada warga," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.