Kamis, 18 Jun 2026 12:44 WIB

35 Pelaku Usaha di Lamongan Diajak Bersaing Jaga Kesehatan Lingkungan

Kegiatan Properda yang diselenggarakan DLH Lamongan untuk menilai 35 pelaku usaha mengani menegemen pengelolaan limbah.(Foto: DLH Lamongan for jatimnow.com)
Kegiatan Properda yang diselenggarakan DLH Lamongan untuk menilai 35 pelaku usaha mengani menegemen pengelolaan limbah.(Foto: DLH Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Masih berkutat pada menejemen pengelolaan limbah. Sebanyak 35 pelaku usaha masuk dalam bidikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan untuk menemukan mekanisme terbaik agar limbah industri bisa ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut masuk dalam Pembinaan Program Penilaian Peringkat Daerah (Properda) Tahun 2022. Sebelumnya, 35 pelaku usaha kegiatan pembinaan se-Kabupaten Lamongan dinyatakan terpilih secara seleksi. Kini dilakukan penilaian mengenai ketaatan pengelolaan lingkungannya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kegiatan ini diadopsi dari KLHK RI. Tapi Properda Lamongan sifatnya lokalistik. Piranti penilaian meliputi ketaatan terhadap dokumen lingkungan, ketaatan pengendalian dan perlindungan mutu air, ketaatan pengendalian dan perlindungan mutu udara, serta pengelolaan limbah B3 dan sampah," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamongan Anang Taufik kepada wartawan, Kamis (24/3/2022).

Lebih lanjut, Anang ingin mengetahui betul bagaimana sistem pengelolaan limbah yang ramah. Termasuk upaya tambahan di bidang menjaga iklim lingkungan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Ini kegiatan yang rutin kami adakan tiap tahunnya. Ke depan juga akan diberikan apresiasi bagi industri kegiatan dengan pengelolaan lingkungan terbaik," imbuhnya.

Menurut Anang, upaya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk bersinergi dalam pengelolaan lingkungan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Industri atau kegiatan merupakan stake holder yang sangat berperan dalam membangun lingkungan yang sehat dan lestari," paparnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.