Rabu, 17 Jun 2026 01:03 WIB

Persela Lamongan Bertekad Rebut 2 Laga Penutup Usai Terdegradasi

Pelatih Caretaker Persela Ragil Sudirman.(Foto: Ig @perselafc)
Pelatih Caretaker Persela Ragil Sudirman.(Foto: Ig @perselafc)

Lamongan - Persela Lamongan dipastikan turun kasta dari Liga 1 ke Liga 2 pada kompetisi musim depan. Kini, masih ada 2 pertandingan lagi yang harus dijalani. Persela pun bertekad merebut kedua laga tersebut untuk mengobati kekecewaan suporter.

Persela menarget kemenangan saat jumpa PSS Sleman pada pekan ke-33 BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianya, Bali, Kamis (24/3/2022). Demikian juga saat juma PSIS Semarang sekaligus menjadi laga perpisahan Persela dengan liga tertinggi Indonesia.

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

Pelatih Caretaker Persela Ragil Sudirman menegaskan, poin dari kemenangan di 2 laga terakhir tidak berdampak terhadap timnya. Tapi paling tidak bisa mengobati kekecewaan suporter sekaligus mengakhiri rekor 23 pertandingan tanpa kemenangan.

"Untuk pertandingan besok, kami tetap main fight untuk meraih kemenangan," kata Ragil dalam sesi konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Rabu (23/3/2022).

Baca Juga: Bima Sakti Resmi Latih Persela Lamongan, Ngaku Kagum dengan Laskar Joko Tingkir

Skuat Persela harus mengesampingkan rasa sedih usai terdegradasi ke Liga 2. Dengan begitu, mereka bisa meraih hasil maksimal di dua sisa pertandingan.

"Secara pribadi memang sangat sedih, ya. Tapi kesedihan ini tidak boleh berlarut-larut. Kami harus bangkit. Paling tidak di 2 pertandingan ini kami harus menang. Jadi kami pulang ke Lamongan dengan ada hasil yang menang," tuturnya.

Baca Juga: Kata Pak Yes soal Masa Depan Persela Lamongan

Tekad yang sama juga diutarakan full-back Persela Kaharudin Salam. Dia menyebut semua pemain tetap memegang profesionalitas dan akan bermain semaksimal mungkin di laga kontra PSS Sleman.

"Untuk pertandingan besok, semua pemain sudah siap. Meskipun Persela sudah tidak ada harapan lagi karena sudah pasti terdegradasi. Tapi kami sebagai pemain, semua tetap butuh kemenangan. Karena sejak putaran kedua mulai, kami sangat butuh sekali kemenangan. Jadi pertandingan besok itu kami fight untuk memenangkan pertandingan," kata Kahar.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.