Rabu, 17 Jun 2026 19:10 WIB

Dua Pekan Diluncurkan, Warga Lamongan Adukan 146 Jalan Rusak via SIRKEL Plus

Pusat layanan SIRKEL Plus DPU Bina Marga Lamongan. (Foto: Adyad Ammy/jatimnow.com)
Pusat layanan SIRKEL Plus DPU Bina Marga Lamongan. (Foto: Adyad Ammy/jatimnow.com)

Lamongan - Dua pekan menampung keluhan warga terkait jalan rusak, Sistem Informasi Kerusakan Jalan (SIRKEL) Plus milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Lamongan, kebanjiran aduan.

Sebanyaknya 146 keluhan warga diterima, dengan rata-rata 11 aduan per hari sejak SIRKEL Plus diluncurkan, Jumat (11/3/2022).

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

"Ada 146 per hari ini, dengan titik konsentrasi 3 kawasan yakni Lamongan Utara, Lamongan Kota, dan Lamongan bagian selatan," ungkap Kabid Perbaikan Jalan DPU Bina Marga Lamongan, Sefriana Mira, Rabu (23/3/2022).

Baca juga: Mau Curhat Jalan Rusak, Inovasi SIRKEL Pemkab Lamongan Bisa Diakses via WA

Dalam realisasinya, SIRKEL Plus mempunyai 5 tim pelaksana yang setiap harinya bertugas memperbaiki jalan rusak dengan penanganan darurat.

"5 tim pelaksana terbagi Utara 1 dan 2, Kota 1, dan Selatan 1 dan 2," papar Mira.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Matangkan Skema Hadapi Kemarau Panjang 2026

SIRKEL Plus yang terkoneksi via WhatsApp itu ditanggapi antusias oleh warga Lamongan. Banyak laporan terkait kerusakan jalan, lanjut Mira, sebagai jawaban atas keresahan warga selama ini yang tidak punya akses komunikasi dengan pemerintahan terkait jalan rusak.

"Tentu ini mempermudah kerja kita, tim operator yang mendapat keluhan langsung ditindaklanjuti oleh tim pelaksana. Setelah ditinjau dilakukan penanganan darurat pada titik yang dilaporkan warga," urainya.

Dari pantauan di akun SIRKEL Plus, ratusan warga memadati beranda WA dengan aduan berupa video maupun bukti foto. Namun, Mira tak menampik banyak warga yang masih belum mengetahui terkait status jalan yang menjadi intervensi pihaknya.

Baca Juga: Pemkab Jember Percepat Perbaikan Jalan di 10 Titik Prioritas Jelang Arus Mudik Lebaran

"Nggak sedikit juga yang mengadukan kerusakan di jalan poros nasional, provinsi hingga desa. Meski tidak masuk dalam tupoksi kami (DPU-Bina Marga) tetap dilayani dan diedukasi," katanya.

Tidak lupa, Mira juga turut menyampaikan apresiasinya kepada warga Lamongan yang sudah menyampaikan keluhannya dengan cara yang bijak.

"Saya rasa warga sudah tau caranya beretika di media sosial, ini nilai plus dan sangat baik," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.