Selasa, 23 Jun 2026 09:23 WIB

Cegah Perkawinan Anak dan Kehamilan Remaja di Kota Pasuruan Melalui Duta Genre

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 22 Mar 2022 20:09 WIB
Bunda Genre Kota Pasuruan, Fatma Saifullah Yusuf (kiri) bersama Duta Genre Kota Pasuruan (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Bunda Genre Kota Pasuruan, Fatma Saifullah Yusuf (kiri) bersama Duta Genre Kota Pasuruan (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)

Pasuruan - Bunda Genre Kota Pasuruan, Fatma Saifullah Yusuf berharap Duta Genre 2022 dapat menjadi role model atau panutan di kalangan generasi Z.

Melaui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-remaja), Duta Genre diharapkan mampu menjadi pendidik dan konselor teman sebaya, berbagi informasi dan melakukan kegiatan positif.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Duta Genre diharapkan menjadi sosok remaja pendidik atau konselor sebaya yang nantinya mampu menjadi panutan bagi remaja sebayanya dalam merencanakan masa depan dan mengisi masa mudanya dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat," jelas Fatma, Selasa (22/3/2022).

Fatma menyebut, dibutuhkan peran remaja dalam membantu mempercepat penurunan angka stunting di Kota Pasuruan melalui sosialisasi pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi remaja putri dan pendewasaan usia perkawinan.

Baca Juga: Pemilihan Duta Genre Kediri 2025, Mbak Cicha Dorong Finalis Aktif di Masyarakat

Diketahui, fenomena pernikahan dini di Kota Pasuruan pada Tahun 2021 telah tercatat 176 pernikahan atau 11.92�ri total seluruh pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Adanya pembinaan ketahanan remaja melalui program Genre ini, diharapkan dapat menghapus perkawinan anak dan kehamilan pada remaja.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Ajak Pelajar Cegah Pernikahan Dini

"Fenomena semacam ini harus kita perhatikan, mengingat banyak sekali permasalahan yang timbul akibat pernikahan di usia dini. Seperti kematian ibu akibat alat reproduksi yang belum sempurna untuk hamil dan melahirkan. Kemudian stunting pada anak akibat gizi ibu yang kurang baik selama proses kehamilan. Juga akibat perceraian, KDRT, kemiskinan dan kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki," papar Fatma.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.