Kamis, 18 Jun 2026 11:29 WIB

Degradasi dan Dikalahkan Bhayangkara FC, Suporter Persela Geruduk Rumdin Bupati

Suasana saat aksi protes suporter Persela pecah di Pendopo Lokantantra Lamongan. (Foto: Faisol for jatimnow.com)
Suasana saat aksi protes suporter Persela pecah di Pendopo Lokantantra Lamongan. (Foto: Faisol for jatimnow.com)

Lamongan - Massa suporter Persela melakulan aksi protes di depan rumah dinas Bupati Lamongan atau Pendopo Lokantantra. Hal ini setelah tim kesayangan mereka dipastikan terdegradasi dari Liga 1 Indonesia.

Selain itu, massa suporter juga kecewa lantaran tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu baru saja menelan kekalahan dari Bhayangkara FC dengan skor telak 0-4.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

"Kami meminta pertanggungjawabannya, untuk minta maaf. Kami meminta kedepannya untuk diperbaiki," sorak salah seorang suporter, Minggu (20/3/2022) malam.

Massa aksi sempat brutal dan nyaris berbuat onar, untungnya dapat diredam oleh personel TNI/Polri yang berjaga.

Sementara itu, mewakili Menejemen Persela Edy Yunan menyampaikan permintaan maaf kepada publik Lamongan dan mengabarkan jika Persela telah degradasi.

Baca Juga: Kader NasDem Jember Desak Dewan Pers Sanksi Majalah Tempo

''Kedatangan Anda kesini karena peduli dengan Persela. Kita semua tidak berharap degradasi, sejak kemarin, kita sudah degradasi," ungkapnya kepada wartawan.

Pihaknya telah berupaya maksimal, namum kondisi pandemi hingga laga tanpa suporter diakuinya mempengaruhi hasil demi hasil yang di terima Persela.

"Kita sudah berupaya sekuat mungkin dengan cara apapun.Tetapi yang ada di lapangan berbeda, dan tidak bisa terwujud seperti harapan kita," urainya.

Baca Juga: Festival Kupatan 2026 di Lamongan, Upaya Pelestarian Tradisi Warga Pantura

Yunan berjanji, bakal berupaya mengembalikan kejayaan Persela untuk kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Semua pihak mari di musim depan bahu membahu untuk eksis dan kembali ke Liga 1, kami manajer tidak bisa berbuat apapun tanpa bantuan semua pihak," paparnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.