Kamis, 18 Jun 2026 02:54 WIB

Anwar Sadad Ajak Muhammadiyah Tak Ragu Jadi Bagian Politik Indonesia

Anwar Sadad menjadi pembicara dalam forum Muhammadiyah di Malang (Foto: Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Anwar Sadad menjadi pembicara dalam forum Muhammadiyah di Malang (Foto: Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Malang - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad kali kedua menjadi pembicara dalam forum Muhammadiyah. Kali ini, politisi yang dikenal kental dengan ke-NU-annya itu menjadi pembicara dalam forum sekolah kepemimpinan politik dan kebangsaan yang digelar PW Muhammadiyah Jatim.

Dalam kesempatan itu, Sadad mengajak kepada Muhammadiyah untuk tak ragu-ragu menjadi bagian dari wajah baru dunia politik di Indonesia.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Politik dimaknai sebagai kebaikan, karena itu menjadi wasilah, jangan takut berkompetisi karena dalilnya jelas fastabiqul khairat. Kalau sudah niat, jangan ragu-ragu," ucap Sadad, di Kapal Garden Hotel, Malang, Jumat (18/3/2022) petang.

Apalagi dalam pedoman Muhammadiyah, apapun yang sudah diniatkan untuk kebaikan, maka senantiasa untuk diikhtiari dan berserah kepada Tuhan.

Ketua Gerindra Jatim itu juga menyebut, perjuangan politik bangsa Indonesia selama ini tak lepas dari pengaruh Muhammadiyah.

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

"Saya kalau membaca risalah rapat sidang-sidang BPUPKI ngeri. Membayangkan perdebatan yang berbobot dari tokoh-tokoh bangsa," jelas Sadad.

Pria yang masuk dalam bursa bakal calon Gubernur Jatim itu juga mengatakan jika sosok Ki Bagus Hadikusumo sebagai tokoh Muhammadiyah merupakan tokoh sentral dalam perumusan konsepsi bernegara.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Selain Ki bagus, ada pula Kasman Singodemejo salah satu tokoh dari Muhammadiyah yang punya andil dalam mendamaikan ketegangan golongan nasionalis dan golongan agama di masa lalu.

"Muhammadiyah telah memberi banyak pelajaran penting dalam perpolitikan di Indonesia, karena itu kiprahnya tetap akan diperlukan dalam memperbaiki kualitas kehidupan politik di negeri ini," tandas keluarga Ponpes Sidogiri, Pasuruan itu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.