Selasa, 16 Jun 2026 02:37 WIB

Unik, Warga Lamongan Manfaatkan Barang Bekas Ciptakan Palang Pintu KA

Kepala Humas PT. KAI daop 8 Surabaya, Lukman Hakim didampingi Kabid Angkutan Dishub Lamongan Tony saat melihat portal inisiatif warga Lamongan. (Foto: Adyad Ammy/jatimnow.com)
Kepala Humas PT. KAI daop 8 Surabaya, Lukman Hakim didampingi Kabid Angkutan Dishub Lamongan Tony saat melihat portal inisiatif warga Lamongan. (Foto: Adyad Ammy/jatimnow.com)

Lamongan - Potensi kecelakaan pada perlintasan Kereta Api (KA) menggugah warga Desa Sogo, Kecamatan Babat, Lamongan untuk membangun palang pintu atau portal secara swadaya. Uniknya, pembuatan portal memanfaatkan barang bekas atau daur ulang.

Warga Desa Sogo, Muhammad Tarmuzi mengungkapkan, masyarakat desa banyak yang merasa khawatir apabila melintas di rel KA tak berpalang yang berada tepat di jalan utama masuk desa tersebut.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Untuk keselamatan dan keamanan warga desa ataupun warga yang melintas ke Desa Sogo, Babat. karena kawasan ini termasuk wilayah padat penduduk," ujar Tarmuzi kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).

Warga bersama pemerintah desa (Pemdes) pun menginisiasi pembuatan palang pintu pembatas perlintasan kereta api yang dibiayai secara patungan oleh seluruh warga.

"Pemdes membuat satu cara yakni portal yang dibiayai swadaya oleh masyarakat. atas dukungan semua pihak portal ini dapat dibangun, dan semoga berjalan sesuai fungsinya," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sepintas, portal yang dibuat warga itu juga cukup unik, lantaran dengan memanfaatkan barang bekas seperti roda velg sepeda ontel yang berfungsi sebagai katrol pengangkat tiang portal.

Menanggapi inovasi yang dilakukan warga, Kepala Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Lukman Arif menyampaikan apresiasinya karena warga Desa Sogo bersedia berpartisipasi dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

"Niat baik ini semoga berjalan baik, kesadaran yang timbul dari masyarakat ini bisa menunjang perlengkapan yang berkaitan dengan jalur rel kereta," sebutnya.

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

Sementara, Kabid Angkutan Dishub Lamongan Tony Ariantoro membenarkan jika perlintasan sebidang yang melintang antara Lamongan hingga Bojonegoro sering terjadi kecelakaan. Dirinya pun mengupayakan zero insiden.

"Karena sepanjang antara lamongan dengan perbatasan bojonegoro sering sekali terjadi kecelakaan diperlintasan sebidang tanpa palang pintu. Maka ini adalah terobosan yang perlu dicontoh," jelasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.