Kamis, 18 Jun 2026 20:55 WIB

HET Minyak Goreng Naik, Pedagang di Sidoarjo Diminta Menyesuaikan

Minyak goreng curah.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Minyak goreng curah.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Sidoarjo – Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng naik. Para pedagang diminta kembali sesusaikan harga terbaru. Seperti diketahui, HET minyak naik menjadi Rp14.000 per liter atau Rp 15.556 per kg. Sebelumnya, harga minyak Rp11.500 per liter atau Rp12.800 per kg.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Tjarda menjelaskan, naiknya harga minya di pasaran sesuai aturan pemerintah memang mendadak.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Hasil sidang terbatas pemerintah pusat Selasa (15/3/2022) malam disampaikan HET minyak goreng naik. Larena itu sejak kemarin (16/3/2022), kami melonggarkan pedagang," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (17/3/2022).

Pedagang boleh menjual sesuai HET yang baru. Atau menjual Rp13 ribu per kg jika untuk menghabiskan stok lama.

"Keterangan yang dipasang di depan kios juga tidak apa-apa dicabut. Rencananya, akan dipasang keterangan baru sesuai HET yang baru," ungkapnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Tjarda menegaskan, stok minyak goreng di Sidoarjo masih aman meski ada kenaikan harga. Rencana untuk menggelontor pasar besar dua hari sekali tetap berlanjut.

"Tentu harganya sudah baru. Pedagang kulakan di operasi pasar Rp13 ribu per liter, mereka bisa jual Rp14 ribu. Stok aman karena dari beberapa perusahaan siap menyuplai," ucapnya.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

Koordinator Wilayah (Korwil) Pasar Porong Taufik Boedy menambahkan, sebagian besar pedagang di pasar masih menjual seharga Rp13 ribu per kg. Hal itu sesuai komitmen awal mereka saat kulakan di operasi pasar.

"Kami pagi tadi (kemarin, red) keliling, rata-rata masih dijual Rp13 ribu. Tapi ini juga sudah mulai habis stoknya, ada yang diborong pengusaha makanan dan lainnya," terang Taufik.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.