Kamis, 18 Jun 2026 02:33 WIB

Ditahan Imbang Persita, Pelatih Persik: Hasil Pertandingan Ini Sangat Adil

Laga Persik vs Persita di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Selasa (15/3/2022) malam.(Foto: IG@persikfcofficial)
Laga Persik vs Persita di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Selasa (15/3/2022) malam.(Foto: IG@persikfcofficial)

Kediri - Persik Kediri gagal memetik poin penuh saat menghadapi Persita Tangerang di pekan ke-31 kompetisi BRI Liga 1. Laga kedua tim berlangsung di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Selasa (15/3/2022) malam. Persik ditahan imbang Persita dengan skor 1-1.

Kemenangan di depan mata skuat Macan Putih sirna setelah pemain Persita Mohammad Kasim Botan, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-83. Sebelumnya Persik unggul terlebih dahulu melalui sepakan penalti striker asing Youssef Ezzejari di menit ke-41.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Pelatih Persik Kediri Javier Roca mengaku hasil pertandingan ini sudah sangat adil. Kedua tim sama-sama menyerang sejak menit awal babak pertama. Berdasarkan statistik, Persik Kediri lebih unggul dalam hal penguasaan bola yang mencapai 26 persen. Persik juga unggul dalam melakukan tembakan ke arah gawang. Mereka melepaskan 8 tendangan ke gawang lawan dan dua di antaranya tepat sasaran.

"Hasil pertandingan ini sangat adil bagi kedua tim. Persik menguasai di babak pertama dan mereka berhasil memanfaatkan peluang dengan baik," ujarnya, Selasa (15/03/2022).

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Dalam pertandingan ini, Roca melakukan sejumlah rotasi pemain. Beberapa pemain diberi kesempatan sebagai stater. Salah satunya wonderkid asal Papua Jeam Kelly Sroyer. Pemain 18 tahun itu bermain sejak babak pertama. Roca mengaku belum puas dengan rotasi pemain yang diterapkannya.

"Karena menangpun saya tidak puas, apalagi hasilnya seri," tutur pelatih asal Cile itu.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Meski begitu, Roca tetap akan menerapkan kebijakan rotasi pemain pada 3 sisa pertandingan terakhir. Kebijakan tersebut memberikan kesempatan kepada para pemain, terutama yang masih belum mempunyai jam bermain tinggi. Namun keputusan rotasi pemain akan memperhatikan sejumlah kondisi terbaru.

"Kami masih harus menunggu kondisi pemain dan hasil tes swab sebelum pertandingan. Tapi semua pemain harus siap untuk dimainkan," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.