Rabu, 17 Jun 2026 20:09 WIB

Pulang Nonton Kuda Lumping, Pria di Kabupaten Malang Tewas dengan Luka Lebam

Polisi melakukan olah TKP dugaan penganiayaan Tirto. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Polisi melakukan olah TKP dugaan penganiayaan Tirto. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Malang - Tirto (37) warga Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang meninggal dunia, diduga dianiaya setelah menonton kuda lumping. Saat pulang dari menonton kuda lumping di Dusun Genitri, Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, korban mengalami luka lebam.

Kapolsek Pakis AKP M Lutfi mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut. Saat ini petugas tengah memengumpulkan informasi dugaan tersebut. "Sekarang kita melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi. Terkait dugaan penganiayaan terus didalami," ucapnya, Senin (14/3/2022).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Selain itu petugas juga sudah datang ke rumah korban meminta untuk dilakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian. "Kita sudah meminta keterangan dua orang saksi, untuk mengungkap kasus ini. Semoga cepat terungkap," tegasnya.

Sementara itu, Miskun (40) paman korban menegaskan bila Tirto meninggal di rumahnya pukul 04.30 WIB pagi. Korban pulang dalam kondisi beberapa bagian tubuhnya mengalami luka lebam.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Banyak luka di bagian tubuhnya, dan waktu pulang dia diantar oleh salah satu temannya," tuturnya.

Dari keterangan temannya, katanya korban baru saja berduel dengan warga Desa Kidal. Tapi keluarga menduga bila dia dianiaya lebih dari satu orang dan dipukuli dengan benda tumpul.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Dugaan kuat Tirto dikeroyok, bukan hanya duel. Karena luka lebamnya cukup banyak. Waktu kejadian teman-temannya tidak tahu kronologis lengkapnya karena ngopi di warung," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.