Senin, 15 Jun 2026 11:12 WIB

Bawa Sabu, Warga Korban Banjir Lamongan Diringkus Polisi

Lamongan - Ada-ada saja kelakuan dua pemuda Lamongan berinisial HM (22) dan WP (29) ini. Di tengah kesusahan warga hadapi banjir, keduanya kedapatan membawa sabu-sabu.

Alhasil, keduanya terpaksa diungsikan ke dalam jeruji besi. HM diketahui warga Desa Bojoasri dan WP merupakan warga Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah. Dua wilayah tersebut tengah dilanda banjir parah.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Menurut, Kasat Reskoba Polres Lamongan AKP Akhmad Khusen keduanya ditangkap bersamaan, saat sedang melintas di jalan Desa Lembung dan petugas mendapati keduanya membawa sabu-sabu.

"Keduanya kita amankan saat sedang melintas di jalan Desa Lembung, Minggu (13/3/2022) kemarin," kata AKP Akhmad Khusen, Senin (14/3/2022).

Meski keduanya sempat berkelit, barang bukti yang ada menunjukan keduanya terlibat dalam peredaran dan dipastikan atas kepemilikan atas barang terlarang yang dibawanya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1 klip berisi sabu-sabu dengan berat bruto 0,27 gram, 2 klip kosong dan kertas grenjeng rokok," ungkapnya.

Dikatakan Khusen, kasus ini sedang dalam pengembangan terkait adanya tersangka lain yang terlibat yang bertindak sebagai pemasok. "Sedang kita kembangkan. Ada bukti petunjuk yang bisa dijadikan polisi untuk mengembangkannya," terang Khusen.

Polisi menyita alat barang bukti lain, berupa 2 unit HP Samsung J2 Prime hitam, Samsung A720F warna hitam dan 1 unit sepeda motor Honda Mega Pro warna hitam nopol W 4906 DT.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Atas kejadian tersebut, tersangka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.