Sabtu, 20 Jun 2026 10:54 WIB

Banjir di Jatigedong Ploso Mulai Surut, Bantuan untuk Warga Terus Mengalir

Bantuan dari Polres Jombang pada warga terdampak banjir di Desa Jatigedong. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))
Bantuan dari Polres Jombang pada warga terdampak banjir di Desa Jatigedong. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))

Jombang - Banjir yang menggenangi rumah warga di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, perlahan surut. Ketinggian air saat ini mencapai 20 hingga 30 sentimeter.

Ketinggian air yang menurun, dimanfaatkan warga untuk beraktivitas membersihkan rumahnya dari lumpur maupun pasir yang masuk ke rumah saat banjir menerjang.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Meimanah (41) warga Dusun Lengkong menjelaskan, rumahnya terendam air sejak Rabu (9/3/2022). Ia menyebut air sempat merendam kasur dan perabotan rumahnya.

Baca juga: Tinjau Banjir di Ploso, Bupati Jombang Doakan Bumil Hingga Telepon BBWS

“Kemarin itu segini mas (sekitar 80 sentimeter) springbet saya terendam, kursi sofa juga terendam,” ungkapnya, Minggu (13/3/2022).

Meski rumahnya sudah terendam air sejak 4 hari lalu, ia bersyukur keluarganya tidak ada yang mengalami sakit seperti diare maupun gatal-gatal.

“Tidak ada yang sakit, karena kalau mandi menggunakan air sanyo (pompa air),” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatigedong, Siti Junaidah menjelaskan jika banjir tahun ini lebih parah dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, ada ratusan rumah di Desa Jatigedong yang terendam air.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

“Banjirnya lebih parah dari tahun lalu. Ini satu RW yakni RW 3, rumahnya terendam air. Kalau rumah terendam satu desa ada sekitar 800-an,” ungkapnya.

Ia menyebut kondisi air saat ini memang sudah surut. Namun warga masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena tidak ada pedagang sayur yang masuk ke wilayah mereka. Untuk itu, pihak desa berupaya memberikan sembako seadanya, kepada warga.

“Ya warga dikasi sembako dari Bumdes tapi cuman sedikit, karena terbatas,” ucapnya.

Banjir di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.Banjir di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga

Kades mengatakan, meski banjir surut, bantuan juga terus mengalir, seperti hari ini, warga di Desanya mendapat bantuan sembako dari Polres Jombang.

“Ya terima kasih pak Kapolres, atas kepeduliannya terhadap masyarakat Jatigedong, semoga bantuan ini bermanfaat untuk warga,” tukasnya.

Perlu diketahui, banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Jombang mulai surut. Menurut data dari BPBD Jombang, kondisi genangan air masih ada di 4 Kecamatan. Yakni kecamatan Ngusikan, Kudu, Ploso dan Sumobito.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.