Di Depan Pak Yes, KH Zawawi Imron Bicara Falsafah Sunan Drajat Bagi Lamongan
- Penulis : Adyad Ammy Iffansah
- | Minggu, 13 Mar 2022 08:00 WIB
Lamongan - KH Zawawi Imron menilai Lamongan tak pernah bisa lepas dari sosok Sunan Drajat. Penyair tersohor tanah air, berjuluk Celurit Emas itu menyampaikannya dalam acara Khotmil Qur'an memperingati Isra Miraj di Kabupaten Lamongan, Sabtu (12/3/2022) malam.
Zawawi yang duduk di samping Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, bercerita banyak tentang kearifan kultur warga Lamongan hingga watak, tindak dan tanduk para pemimpinnnya.
Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila
Di mata Zawawi, falsafah yang dilahirkan Sunan Drajat tetap masyhur dan relevan hingga saat ini.
"Falsafat tersebut berbunyi, dadio siro wong sing iso rumongso, ojo dadi wong seng rumangso iso, yang artinya Jadilan manusia yang bisa, bukan menjadi manusia yang merasa bisa," tutur KH Zawawi saat mengisi acara di Pendopo Lokantantra Lamongan.
Atas terlaksananya Khotmil Qur'an di Lamongan, Zawawi mengaku terharu. Sebab tidak semua daerah menggelar kegiatan serupa secara rutin. Menurutnya, kegiatan tersebut kini telah menjadi langka.
Zawawi meyakini Lamongan memegang teguh falsafah Sunan Drajat. Terbukti dengan diselenggarakannya kegiatan yang menjunjung tinggi nilai agama.
Baca Juga: Pemkab Lamongan Lepas Ribuan CJH Menuju Asrama Haji Surabaya
"Itu menandakan bahwa Pak Bupati Lamongan tetap rendah hati dalam mengelola daerahnya," katanya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama KH Zawawi Imron.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut, Lamongan mempunyai program seperti Khotmil Qur'an serta kajian Qiraat Sab'ah yang nantinya bisa membentuk budaya masyarakat yang lebih religius.
Baca Juga: Festival Kupatan 2026 di Lamongan, Upaya Pelestarian Tradisi Warga Pantura
Pak Yes, sapaan Yuhronur, juga mengapresiasi Jam'iyah Huffazh Al Quran Wal Qiro'ah (HQQ) Lamongan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"HQQ ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menghafal, untuk terus membaca, sehingga dengan cahaya Quran, kehidupan kita semakin baik, semakin disinari Al Quran," sebut Pak Yes.
Editor : Arina Pramudita