Minggu, 21 Jun 2026 08:01 WIB

Seminggu Digelar, Festival UMKM dan Ekonomi Kreatif Raup Omzet Puluhan Juta

Wahyudi saat memberikan sambutan di acara penutupan Festival UMKM dan Ekonomi Kreatif di Gres Mall Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Wahyudi saat memberikan sambutan di acara penutupan Festival UMKM dan Ekonomi Kreatif di Gres Mall Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Gresik - Festival UMKM dan Ekonomi Kreatif yang digelar 5 hingga 12 Maret 2022 di Gres Mall Gresik dinilai sukses. Menurut pembina, Wahyudi, event tersebut mampu meraup omzet puluhan juta rupiah.

Dalam acara penutupan, Wahyudi menyebut, meski masih dilanda pandemi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Gresik mulai menggeliat.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Selama kami gelar seminggu omzetnya lumayan," ungkap Wahyudi, Sabtu (12/3/2022).

Menurutnya, ekonomi di Gresik tampak mulai membaik meski pandemi belum sepenuhnya hilang. Hal ini ditunjukkan dengan konsumsi masyarakat yang meningkat.

"Ini menunjukkan dampak ekonominya lumayan, karena masyarakat Gresik masih tertarik untuk membeli produk UMKM yang kami pamerkan," jelas dia.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Meski begitu, Wahyudi tetap mengakui jika masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dibenahi bersama, yaitu cara agar membuat konsumen loyal kepada produk UMKM.

Wahyudi mengapresiasi keterlibatan berbagai perusahaan swasta maupun BUMN yang turut memberikan dukungan terhadap pertumbuhn dan perkembangan UMKM di Gresik.

"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Semen Gresik, PT Smelting, BRI Raya dan lainnya," pungkas Wahyudi.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sementara salah satu peserta event, Khoirun Nisa mengaku cukup mendapat pemasukan dalam event ini.

"Biasanya kalau di mal kan kurang dilirik pengunjung, karena ada tenant lain. Namun event ini termasuk lumayan, tiap hari selalu ada yang beli," tutur pelaku UMKM makanan ringan tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.