Jumat, 19 Jun 2026 23:37 WIB

Himpitan Ekonomi Jadi Alasan Ibu dan Anak di Surabaya Edarkan Sabu

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 12 Mar 2022 15:09 WIB
Kolase ibu dan anak di Surabaya yang ditangkap polisi karena mengedarkan narkoba jenis sabu (Foto: Polsek Sukomanunggal)
Kolase ibu dan anak di Surabaya yang ditangkap polisi karena mengedarkan narkoba jenis sabu (Foto: Polsek Sukomanunggal)

Surabaya - Ibu dan anak yang terlibat peredaran narkoba kini hanya bisa menyesal setelah ditetapkan tersangka dan ditahan oleh Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal. Himpatan ekonomi memaksa keduanya menjalankan bisnis terlarang itu.

Ibu dan anak itu bernama Sukarni (50) dan Avis Maulana (24). Keduanya sehari-hari tinggal di sebuah rumah kos di daerah Jalan Bandarejo, Benowo, Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kepada penyidik, wanita 50 tahun itu nekat menjadi pengedar narkoba jenis sabu bersama anaknya, karena terhimpit ekonomi. Himpitan ekonomi itu ia rasakan setelah suaminya menikah lagi dengan wanita lain.

Baca juga:  Gerebek Tempat Kos di Surabaya, Polisi Tangkap Ibu dan Anak Pengedar Narkoba

"Sebenarnya suami saya dulu juga pengedar. Saya ndak suka, terus diceraikan. Sekarang dia sudah nikah lagi. Saya kemudian ada yang nawarin (mengedarkan sabu), saya terima. Ndak ada uang sama sekali, rumah juga ndak punya. Kepepet," tutur Sukarni, Sabtu (12/3/2022.)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sejatinya Sukarni enggan masuk ke lingkaran terlarang tersebut. Kondisi ekonomi yang memaksanya menjadi pengedar. Bahkan dia mengaku sebenarnya tidak ingin melibatkan anaknya.

"Saya benar-benar terpaksa. Kasihan sebenarnya sama anak saya. Karena dia dulu juga pernah ditangkap karena jambret. Saya benar-benar menyesal," tuturnya.

Sukarni dan anaknya ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal. Keduanya digerebek di dalam tempat kosnya di daerah Jalan Bandarejo, Benowo, Surabaya, pertengahan Februari 2022.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari penggerebekan itu, Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal menyita barang bukti dua handphone, sebuah skrup terbuat dari sedotan, dua sedotan alat hisap, dua klip plastik kecil berisi sabu, satu gunting dan uang hasil penjualan sabu senilai Rp 400 ribu.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.