Minggu, 21 Jun 2026 06:31 WIB

Usai Kecelakaan Maut di Lamongan, Polisi Rutin Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Lamongan saat mengedukasi warga dan pengemudi angkutan umum di Terminal Lamongan. (Foto: Fajar/jatimnow.com)
Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Lamongan saat mengedukasi warga dan pengemudi angkutan umum di Terminal Lamongan. (Foto: Fajar/jatimnow.com)

Lamongan - Kereta api terlibat kecelakaan dengan dua truk di Lamongan beberapa hari lalu. Usai kejadian, Unit Turjawali Sat Lantas Polres Lamongan rutin melakukan edukasi tertib berlalu lintas. Harapannya agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Terbaru, edukasi yang ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan berkendara itu menyasar pengemudi bus dan angkutan umum di Terminal Lamongan. "Usai kecelakaan dua hari lalu, kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar mewaspadai saat hendak melaju di jalur rel KA," papar Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan Ipda Endro, Jumat (11/3/2022) siang.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Endro menegaskan, seluruh sistem keamanan pada kendaraan angkutan harus memadai. Sopir harus memasang sabuk pengaman yang benar dan penumpang tetap mewaspadai jika ada insiden tak terduga. "Kalau kendaraan angkutan umum jika mendengar suara sirene lebih baik berhenti. Jangan tunggu palang pintu menutup. Mending mengalah demi keselamatan," imbaunya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Edukasi yang dilakukan Unit Turjawali bukan hanya tentang tertib berlalu lintas. Namun juga mengenai protokol kesehatan terkait Covid-19. Pasalnya, tidak sedikit masyarakat yang mulai mengabaikannya. "Kami melaksanakan operasi terpusat. Yakni, Operasi Keselamatan Semeru 2022. Yang ditekankan kali ini adalah tertib berlalu lintas dan protokol kesehatan," papar Endro.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.