Rabu, 17 Jun 2026 03:36 WIB

Polisi Dalami Penyebab Pujiati Dilempar Sangkar Burung, karena Cemburu?

Petugas menunjukkan barang bikti berupa sangkar burung (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Petugas menunjukkan barang bikti berupa sangkar burung (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Laporan Pujiati, pedagang di pasar burung yang ke Mapolsek Ponorogo dengan berdarah setelah dilempar sangkar burung, masih didalami. Polisi menduga hal itu terjadi selisih paham yang berujung cemburu.

"Sekilas tadi selisih paham antar-pedagang di Pasar Tonatan atau pasar burung," ujar Kapolsek Ponorogo, AKP Haryo Kusbintoro, Rabu (9/3/2022).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Bibin, sapaan akrab Haryo Kusbintoro, belum mau mendetail perihal selisih paham antara korban dan pelaku. "Yang jelas masih kami dalami. Masih dalam proses penyidikan. Menunggu hasil penyidikan," kata mantan Kapolsek Siman.

Baca Juga: Kepala Dilempar Kandang Burung Hingga Berdarah, Pujiati Lapor ke Polsek Ponorogo

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Dia mengaku korban telah divisum. Hasil sementara memang ada luka pada bagian kepala depan mengalami robek dan sudah dijahit.

Menurutnya, luka robek satu jahitan, itu karena terkena kurungan atau sangkar burung. Pasalnya yang terduga pelaku menggunakan benda yang seadanya di lokasi.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Hingga kini, jelas dia, polisi telah meminta keterangan suami korban, anak korban. "Keterangan korban ada selisih paham, ada pemukulan, dari awal mulai tidak enak, ada pemukulan. Selisih paham masih kita selidiki," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.