Kamis, 18 Jun 2026 05:33 WIB

AHY Dinilai Belum Cocok Maju Capres 2024, Ini Saran Pengamat Politik Unair

Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: Dok. Demokrat Jatim for jatimnow.com)
Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: Dok. Demokrat Jatim for jatimnow.com)

Surabaya - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai belum cocok menjadi kandidat calon presiden (Capres) di tahun 2024 mendatang.

AHY dinilai masih kurang matang menjabat sebagai ketua partai. Elektabilitasnya yang masih rendah membuat namanya masih kalah bersaing di jajaran para kepala daerah maupun para ketua partai lainnya.

Baca Juga: Menko AHY Tinjau PT PAL, Perkuat Industri Maritim dan Galangan Kapal Nasional

"Untuk Capres saya kira berat, karena elektabilitas tidak menunjukkan kenaikan signifikan," ujar pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Ali Sahab, kepada jatimnow.com, Senin (7/3/2022).

Bahkan, elektabilitas AHY terlihat masih jauh jika dibandingkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

"Capres-capres yang bagus sekarang masih didominasi non-kader partai, jadi ada kemungkinan tidak dicalonkan. Bu Khofifah layak untuk jadi Cawapres, walaupun bukan orang partai namun punya massa loyalis di Muslimat NU," jelasnya.

Pengalaman singkat AHY yang baru seumur jagung masih menjadi pertanyaan di hati masyarakat. Ditambah, kekalahan AHY sebelumnya dalam Pilgub DKI Jakarta yang seharusnya menjadi pelajaran tersendiri untuk Demokrat mengusung nama AHY kedepan.

"Tidak hanya pengalaman singkat sebagai ketua umum, tapi proses menjadi ketua umum juga menjadi sorotan tersendiri. Sehingga tidak cukup kuat," kata Ali.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Pengamat politik dari FISIP Universitas Airlangga Ali Sahab (Foto: Dok. Ali Sahab for jatimnow.com)Pengamat politik dari FISIP Universitas Airlangga Ali Sahab (Foto: Dok. Ali Sahab for jatimnow.com)

"Pengalaman di pemerintahan belum ada, pengalaman di politik (juga) belum matang," imbuhnya.

Pihaknya menyarankan agar AHY lebih fokus pada penguatan internal partai. Turun ke beberapa daerah untuk menyiapkan kader dalam kemenangan kepala daerah maupun menjadi anggota legislatif.

"AHY harus bisa lebih banyak merangkul suara di luar partainya dengan lebih banyak berkunjung ke target marketnya," katanya.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Di sisi lain, Ali melihat AHY memiliki kelebihan tersendiri di usinya yang masih muda. Jika AHY mampu menarik hati masyarakat, maka proses karirnya di politik akan lebih panjang.
"Muda, energik, latar belakang pendidikan di Amerika, bahasa tertata dengan baik," katanya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.