Sabtu, 20 Jun 2026 05:41 WIB

Bawaslu Belum Terima Laporan Dugaan Kecurangan Pilgub Jatim

Aang Kunaifi saat di Kantor Bawaslu Jatim, Jalan Kapuas.
Aang Kunaifi saat di Kantor Bawaslu Jatim, Jalan Kapuas.

jatimnow.com - Gus Ipul bersama kiai pendukungnya membentuk Tim Pencari Fakta untuk mengusut dugaan adanya pelanggaran pilkada yang melibatkan program pemerintah.

Komisioner Bawaslu Jatim Aang Kunaifi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan apapun terkait dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan calon nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak terkait dugaan tersebut.

Baca Juga: KPU Kota Blitar Gelar Pleno Penetapan Kepala Daerah Secara Online

"Tidak ada tanggapan terkait indikasi kecurangan yang melibatkan program pemerintah ini, karena tidak ada yang melapor," ujar Aang saat ditemui jatimnow.com di kantor Bawaslu Jatim, Jalan Kapuas, Sabtu (30/6/2018).

Aang menyayangkan apabila adanya indikasi kecurangan namun tidak segera dilaporkan ke Bawaslu. "Kalau ada kecurangan ya harus melapor ke lembaga pengawas setiap kejadian yang menurutnya melanggar, karena hal tersebut juga akan membantu kami " tuturnya.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Aang menyatakan apabila mendapati kecurangan dalam proses pilkada dan memiliki bukti yang kuat alangkah lebih baik segala indikasi pelanggaran segera dilaporkan agar cepat diproses. "Daripada ngomong di media sebaiknya langsung disampaikan apabila ada bukti yang cukup," pesannya.

Namun Aang mengatakan bahwa sebenarnya Bawaslu sudah menemukan dugaan terkait pelanggaran yang melibatkan program pemerintah tersebut sejak awal masa kampanye.
Sayangnya pihaknya tidak dapat menindaklanjuti indikasi ini karena kurangnya bukti. "Kalau ada beberapa bukti yang kuat maka sampaikan ke kami," pungkasnya

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Reporter: Arry Saputra

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.