Kamis, 18 Jun 2026 18:52 WIB

Dialog dengan Pedagang Ikan di Lamongan, Puan Diwaduli Polemik Pupuk Bersubsidi

Puan Maharani saat berdialog dengan pedangan ikan di Lamongan dan diwaduli masalah pupuk bersubsidi bagi petambak. (Foto: Adyad Ammy/jatimnow.com)
Puan Maharani saat berdialog dengan pedangan ikan di Lamongan dan diwaduli masalah pupuk bersubsidi bagi petambak. (Foto: Adyad Ammy/jatimnow.com)

Lamongan - Dalam agenda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lamongan, Ketua DPR RI Puan Maharani menyempatkan berdialog dengan para pedangan Pasar Ikan Lamongan.

Puan mendapat banyak keluhan dari warga. Salah satunya terkait polemik pupuk bersubsidi yang dialokasikan untuk petambak.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Maria Ulfa salah seorang pedagang yang sempat diajak dialog Puan, menuturkan semenjak penarikan pupuk subsidi bagi petambak, produksi ikan jadi menurun.

"Kita juga sering dirugikan mbak, karena kalau musim panen ikan harganya anjlok. Belum lagi harga pupuk yang mahal dan sulit didapat," keluh Maria Ulfa pada Puan, Rabu (2/3/2022).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain itu, Ulfa yang maju mewakili teman seprofesinya meminta agar pasar ikan memiliki cold storage yang bisa membatu pedagang dalam proses penyimpanan.

"Kami ingin pasar ikan lebih bersih dan memilik mesin pendingin. Kami minta agar segera ada tenda," ujar Maria Ulfa.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Menanggapi keluhan tersebut, Puan berjanji akan memperjuangkan aspirasi tersebut. "Kami datang kesini untuk menyerap aspirasi bapak ibu, apa yang telah disampaikan akan semaksimal mungkin kita perjuangkan," ujar putri Megawati Soekarno Putri ini.

Selain dialog, Puan juga memberikan batuan sejumlah lampu penerangan jalan (PJU) tenaga surya dan mobil ambulans yang nanti akan dipergunakan oleh para pedagang di Pasar Ikan Lamongan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.