Senin, 08 Jun 2026 00:56 WIB

DPRD Jatim Desak Aparat Segera Tangkap Predator Anak

Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hikmah Bafaqih. (Foto: Galik Rakasiwi/jatimnow.com)
Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hikmah Bafaqih. (Foto: Galik Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - DPRD Provinsi Jawa Timur mendesak kepada aparat penegak hukum segera melakukan penahanan kepada predator anak. Terlebih dalam dugaan kasus kekerasan seksual Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu.

Kasus ini sudah memasuki masa persidangan kedua. Namun tidak dilakukan penahanan kepada terdakwa yaitu Julianto Eka Putra (JEP).

Baca Juga: Petra Theatre Angkat Trauma Pelecehan Pria lewat “The Chain”

Keinginan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hikmah Bafaqih ketika ditanya terkait perkembangan kasus pelecehan dan kekerasan seksual di SPI yang memasuki masa persidangan kedua.

"Itu harus, sebagai bentuk punishment atau hukuman serta pemberian efek jera kepada pelaku. Dan bila terbukti harus diberi hukuman cukup berat, sekarangkan masih proses persidangan di PN Malang. Kita akan memantau kasus itu secara terus menerus," katanya usai memberikan paparan dialog wawasan kebangsaan pada generasi milenial di Kota Batu, Minggu (27/2/2022).

Meski begitu perempuan yang jadi Ketua DPC Perempuan Bangsa (PB) Jawa Timur ini berkeyakinan aparat sudah bekerja dengan baik, melindungi aspek keadilan baik bagi korban maupun keluarga dalam kasus dugaan di SPI Kota Batu.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

"Hanya saja kita DPRD Jatim berkeinginan kasus serupa tidak terulang kembali. Caranya yaitu lembaga pendidikan maupun dinas pendidikan melakukan pengawasan lebih ketat," tuturnya.

Contoh pengawasan tersebut dengan cara sering mendatangi lembaga pendidikan berbentuk asrama atau pondok pesantren. Asesment juga harus dilakukan secara berkala, cakupannya juga harus lebih luas.

Baca Juga: BPP UNU Blitar Ambil Langkah Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Dosen

"Misalnya asesmen tidak hanya dilakukan kepada murid, guru, dan perangkat sekolah. Melainkan juga dilakukan kepada masyarakat sekitar, bagaimana sekolah tersebut. Tertutup atau tidak, dan sebagainya," tegas Hikmah.

Sebelumnya, JEP yang merupakan pendiri SPI mengikuti sidang pertama di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Malang pada Rabu (16/2/2022). Lalu sidang kedua yang rencananya digelar pada Rabu (23/2/2022) ditunda akibat ada hakim yang terpapar Covid-19 varian omicron dan direncanakan akan digelar kembali Rabu (2/3/2022).

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.