Kamis, 18 Jun 2026 08:06 WIB

Gus Ipul Sampaikan Permintaan Maaf ke Warga Kota Pasuruan, Ada Apa?

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 26 Feb 2022 10:38 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf saat menyapa warga terdampak banjir. (Foto: dok Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf saat menyapa warga terdampak banjir. (Foto: dok Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta maaf kepada warganya lantaran belum berhasil menyelesaikan problem banjir yang terjadi di Kota Pasuruan.

"Kami mohon maaf kepada seluruh warga Kota Pasuruan. Banjir di Kota Pasuruan, memang banyak hal yang harus dibenahi," jelas Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul, Sabtu (26/2/2022).

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

Gus Ipul menyebut ada masalah di hulu sungai seperti deforestasi. Di sisi lain, curah hujan tinggi yang belakangan kerap terjadi memicu adanya banjir di Kota Pasuruan.

Saat ini, tiga sungai besar bermuara di Kota Pasuruan yakni sisi barat terdapat Sungai Welang, di tengah kota mengalir Sungai Gembong, dan di sisi timur mengalir Sungai Petung. Adapun kondisi hilir tiga sungai ini sudah tidak lagi normal.

Pemerintah kota berjibaku mencari solusi dengan meminta bantuan pemerintah pusat dan provinsi karena tiga sungai itu berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi dan pusat.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Kami tidak ingin menyalahkan siapapun. Ini memang butuh waktu. Kami juga mohon kerja sama bagi warga yang memiliki rumah di bantaran sungai," ungkapnya.

Untuk menangani banjir, lanjut Gus Ipul, beberapa langkah harus dilakukan yakni normalisasi tiga sungai besar yang membelah Kota Pasuruan, juga normalisasi seluruh saluran yang ada.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Selain itu membeli pompa air juga bisa dilakukan sehingga bisa tersambung ke titik yang banjir. Namun membutuhkan dana yang cukup besar dan memerlukan kewenangan lintas instansi.

"Kami akan terus mencari solusi dengan mengajak pemerintah pusat dan provinsi karena banjir di Kota Pasuruan memang perlu langkah bersama dan menyeluruh," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.