Senin, 22 Jun 2026 17:01 WIB

Toko Modern di Ponorogo Tuding Ada Tengkulak Bermain Minyak Goreng Bersubsidi

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat sidak di Swalayan Luwes beberapa waktu lalu (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat sidak di Swalayan Luwes beberapa waktu lalu (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Stok minyak goreng di Swalayan Luwes Ponorogo hanya tersisa minyak goreng tanpa subsidi. Pengelola toko modern ini menduga, untuk minyak goreng yang bersubsidi dibeli para tengkulak.

"Kami bertahap mengeluarkannya. Kalau ndak gitu langsung ludes," ujar Manager Area Swalayan Luwes Ponorogo, Eka Srilestari, Jumat (25/2/2022).

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Eka menduga ada permainan tengkulak. Karena seringkali dia melihat satu orang membeli minyak goreng bersubsidi secara berulang di tokonya hingga akhirnya ditegur.

"Kami menghindari tengkulak yang menimbun," tegas Eka.

Eka juga menduga bahwa para tengkulak berburu minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu di toko-toko modern, lalu dijual kembali dengan harga Rp 22 ribu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia pun berharap ada solusi dari pemerintah. Sebab memberlakukan satu KTP hanya dapat satu liter sangat susah. Apalagi pemberlakuan mencelupkan tinta seperti pemilu, juga tidak berhasil.

"Tinta pernah kami terapkan, tetap bisa balik lagi. Kan bisa dihapus dengan hand sanitizer. Beda dengan tinta pemilu," tambah Eka.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Probolinggo Minta Proyek Swalayan Jalan Cokro Distop

Sementara Divisi Supporting Hypermart, Slamet Priyadi mengaku banyak pembeli yang berulangkali membeli. Dari itulah pihaknya menerapkan sistem minimal harus membeli Rp 20 ribu barang lainnya baru dapat bisa membeli minyak goreng.

"Entah itu tengkulak atau memang panic buying. Tapi bolak-balik. Kami mengamati mereka membeli sampai tiga kali bolak-balik," jelas Slamet.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.