Sabtu, 20 Jun 2026 14:51 WIB

PAN Jatim Desak Menag Cabut Ucapan Samakan Azan dengan Gonggongan Anjing

Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim Heri Romadhon (Foto: PAN Jatim for jatimnow.com)
Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim Heri Romadhon (Foto: PAN Jatim for jatimnow.com)

Surabaya - Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim Heri Romadhon meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menarik ucapannya yang menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing. "Menag harus segera meralat ucapannya, yang mungkin keseleo lidah," ujar Heri, Kamis (24/2/2022).

Menurut Heri, selama ini kehidupan beragama dan hubungan antar-Ormas Islam di Jawa Timur sudah berjalan harmonis dan saling menghormati. Pihaknya khawatir, pernyataan Yaqut justru menimbulkan kegaduhan karena tafsirnya yang liar.

Baca Juga: Hak 255 Guru Madrasah Probolinggo Cair Usai Mengendap 8 Tahun

"PAN yakin sikap terhadap pernyataan Menag ini sejalan dengan sikap Ormas Islam yang lain. Apalagi selama ini kehidupan keagamaan dan hubungan Ormas Islam di Jawa Timur sudah berjalan baik. Jangan sampai terusik dengan pernyataan yang multitafsir dari Menteri Agama," jelas Bendahara DPW PAN Jatim itu.

Selain itu, pernyataan Menag yang multitfasir ini, dikhawatirkan juga akan mengganggu stabilitas kerukunan umat beragama, sehingga mengganggu konsen pemerintah mengentaskan permasalahan yang sedang dihadapi negara.

"Jawa Timur ini mayoritas santri dan tentu kita tak ingin kehidupan keagamaan menjadi gaduh karena tafsir liar dari pernyataan Menag. Semakin cepat Menag meralat ucapannya, semakin cepat kegaduhan ini bisa diredam dan pemerintah konsen dengan mengatasi kelangkaan miyak goreng," lanjutnya.

Baca Juga: Panasi Mesin Pemilu 2029, PAN Jatim Serahkan SK 27 DPD

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto juga meminta Menteri Agama untuk meralat ucapannya.

Menurut Ketua Komisi VIII DPR RI itu pernyataan Menag yang menyamakan Azan dengan gonggongan Anjing justru menimbulkan tafsir liar. "Dengan alasan apapun sangat tidak pantas menyamakan Azan dengan gonggongan Anjing,” kata Yandri.

Baca Juga: Kasus Kuota Haji 2024, Pakar Sarankan Gus Yaqut Tempuh Praperadilan

Seperti diketahui, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara di masjid dan musala. Yaqut lalu membandingkan aturan tersebut dengan gonggongan anjing.

"Yang paling sederhana lagi, kalau kita hidup dalam satu kompleks, misalnya. Kiri, kanan, depan belakang pelihara anjing semua. Misalnya menggonggong dalam waktu bersamaan, kita ini terganggu nggak? Artinya apa? Suara-suara ini, apa pun suara itu, harus kita atur supaya tidak jadi gangguan. Speaker di musala-masjid silakan dipakai, tetapi tolong diatur agar tidak ada terganggu," kata Yaqut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.